Cadangan daya memadai, personel siaga di lokasi prioritas
MATARAM, NTBPOST.COM — PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat memastikan pasokan listrik selama perayaan Idulfitri 1447 Hijriah, khususnya saat pelaksanaan Salat Id, Sabtu (21/3), berada dalam kondisi aman dan andal. Dukungan sistem kelistrikan yang optimal memungkinkan masyarakat menjalankan ibadah dengan nyaman tanpa gangguan pasokan listrik.
General Manager PLN UIW NTB, Sri Heny Purwanti, menyampaikan bahwa kondisi sistem kelistrikan NTB selama momen Idulfitri berada pada level memadai.
“Dengan cadangan daya yang tersedia, sistem kelistrikan NTB berada dalam kondisi cukup untuk memenuhi kebutuhan listrik masyarakat selama perayaan Idulfitri, termasuk saat pelaksanaan Salat Id,” ujarnya.
Data menunjukkan, pada sistem Lombok beban saat pelaksanaan salat mencapai 326 MW dengan daya mampu 380 MW dan cadangan 54 MW. Sementara sistem Tambora mencatat beban puncak 139 MW dengan daya mampu 188 MW, sehingga tersedia cadangan 49 MW.
Untuk menjaga keandalan, PLN melakukan langkah preventif berupa inspeksi menyeluruh pada infrastruktur kelistrikan, penguatan sistem pengamanan pasokan, serta menunda pekerjaan yang berpotensi mengganggu kontinuitas listrik.
PLN juga menyiagakan puluhan personel di titik strategis, termasuk masjid, lapangan tempat Salat Id, pusat keramaian, dan fasilitas publik vital. Dukungan kendaraan operasional dan peralatan teknis disiapkan guna mempercepat penanganan apabila terjadi gangguan.
Pengawasan sistem diperkuat melalui pusat pengendalian kelistrikan di Lombok dan Tambora dengan pemantauan real-time selama 24 jam.
“Kami berupaya maksimal agar masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan tenang, tanpa khawatir terhadap gangguan listrik,” tambah Sri Heny.
PLN UIW NTB juga mengajak masyarakat menggunakan energi secara bijak serta segera melaporkan gangguan melalui aplikasi PLN Mobile. Sinergi antara PLN dan pelanggan diharapkan mampu menjaga kenyamanan bersama selama perayaan Idulfitri.
(NTBPost/Red.)
Komentar0