Gpd8TfAlBUYoTfM6TUAlTUAlTA==

Miris! Gara-Gara Tak Dibelikan Vespa, Seorang Pelajar di Tanak Kaken Aniaya Ayahnya Kandungnya

Permintaan Motor Ditolak, Emosi Meledak, dan Kini Jalani Pembinaan

Pelaku MR saat diamankan aparat Kepolisian usai aniaya ayah kandungnya karena tidak dibelikan motor vespa. 
LOMBOK TIMUR, NTBPOST.COM — Seorang pelajar berinisial MR, warga Tanak Kaken, Kecamatan Sakra Barat, Lombok Timur, dilaporkan melakukan tindakan kekerasan terhadap ayah kandungnya, M. Nazar Azri, setelah permintaan untuk dibelikan sepeda motor Vespa ditolak. Peristiwa ini terjadi Minggu, (01/03).  

MR yang masih berstatus pelajar disebut naik pitam karena sang ayah tidak mampu memenuhi permintaannya. Penolakan tersebut didasari alasan ekonomi, di mana orang tua MR menyatakan tidak memiliki cukup uang untuk membeli kendaraan tersebut.  

Tindakan pemukulan yang dilakukan MR sempat mengundang perhatian warga sekitar. Sang ayah yang merasa tidak terima atas perlakuan anaknya kemudian mendatangi kantor desa untuk membuat surat permohonan agar anaknya diamankan sementara ke kantor polisi. Surat tersebut ditandatangani langsung oleh kepala desa sebagai bentuk dukungan terhadap langkah pembinaan.  

“Pelaku kami amankan atas permintaan resmi dari kepala desa, untuk diberikan pembinaan agar tidak mengulangi perbuatannya,” kata Kapolsek Sakra Barat, Iptu M. Anhar.  (NTBPost/red.)



* Mohon maaf atas kesalahan penulisan sebelumnya, dan kesalahan tersebut telah kami koreksi.

Komentar0

Type above and press Enter to search.