Gpd8TfAlBUYoTfM6TUAlTUAlTA==

Tokoh Masyarakat Kritik Satu Tahun Kepemimpinan Lotim SMART: Timses Berebut Jabatan, Proyek Jadi Orientasi

Hulain Minta Evaluasi Program Sesuai Visi-Misi

H. Hulain, Tokoh Masyarakat Lombok Timur

LOMBOK TIMUR, NTBPOST.COM — Satu tahun kepemimpinan Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin dan Wakil Bupati H. Edwin Hadiwijaya dengan jargon Lotim SMART dinilai belum menunjukkan program yang sejalan dengan visi dan misi pemerintahan.  

Tokoh masyarakat Lombok Timur, H. Hulain, menilai jalannya pemerintahan lebih banyak diwarnai euforia tim sukses dan orientasi proyek.  

“Kita lihat satu tahun pemerintahan Lotim SMART fokus ke euforia timses dan proyek,” kata Hulain, Sabtu (21/2).  

Menurutnya, para tim sukses saling berebut jabatan penting di birokrasi maupun BUMD. Dengan jumlah timses yang banyak, sementara posisi yang diperebutkan terbatas, perebutan jabatan menjadi hal yang menonjol.  

“Kalau tidak diakomodir maka ini menjadi bumerang bagi bupati dan wakil bupati Lotim dalam menjalankan pemerintahan di Bumi Patuh Karya ini,” terangnya.  

Selain itu, Hulain menyoroti orientasi proyek yang terlihat sejak awal masa jabatan. Ia menyebut program bansos senilai Rp40 miliar, bantuan UMKM Rp20 miliar, hingga proyek tahun jamak dengan nilai Rp250 miliar menimbulkan pertanyaan publik.  

“Kalau sudah berorientasi masalah proyek tentu ujungnya masalah fee yang jumlahnya sangat fantastis,” ujarnya.  

Hulain meminta kepemimpinan Lotim SMART melakukan evaluasi agar program yang dijalankan sesuai dengan visi dan misi, bukan sekadar memenuhi kepentingan timses.  

“Kalau masih turutkan keinginan timses, kapan program Lotim SMART bisa jalan,” pungkasnya.  (NTBPost/Red.) 

Komentar0

Type above and press Enter to search.