Ratusan pepadu se-Pulau Lombok unjuk kemampuan dalam rangkaian Bau Nyale 2026
![]() |
| Festival seni budaya Peresean Perang Bintang resmi dibuka di Lapangan Jontlak, Kecamatan Praya Tengah, Lombok Tengah, Minggu (1/2) |
Ratusan pepadu dari seluruh Pulau Lombok ambil bagian dalam ajang ini, siap saling unjuk kemampuan di arena peresean. Dukungan penuh datang dari Anggota DPRD Lombok Tengah Dapil I Praya–Praya Tengah, Hermandi, yang menilai festival ini sebagai wadah pelestarian budaya sekaligus hiburan rakyat.
Sejumlah pepadu ternama turut meramaikan festival, di antaranya Balok Bajang, Duraemon, Ombak Tenang, Angin Alus, serta pepadu tuan rumah Pasek Nyelak dari Praya Tengah. Kehadiran nama-nama besar ini menambah daya tarik bagi penonton yang memadati arena meski hujan sempat mengguyur.
Pengamanan Kepolisian
Kapolsek Praya Tengah, IPTU Dahmanto SH, mewakili Kapolres Lombok Tengah AKBP Eko Yusmiarto SIK, menegaskan bahwa pihak kepolisian siap mengawal jalannya festival agar berlangsung aman dan lancar.
“Saya mewakili Kapolres yang berhalangan hadir karena agenda penting di Jakarta. Kami dari kepolisian meminta dukungan semua pihak untuk menjaga kamtibmas dan menyukseskan festival ini,” ujarnya saat pembukaan.
Ia juga mengingatkan para pepadu untuk menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan berlangsung. “Untuk pepadu yang bertanding, tetap junjung sportivitas. Untuk penonton, selamat menikmati peresean perang bintang se-Pulau Lombok,” katanya.
Antusiasme Penonton
Meski hujan mengguyur, antusiasme masyarakat tetap tinggi. Ratusan penonton memadati Lapangan Jontlak untuk menyaksikan langsung duel para pepadu andalan dari berbagai daerah di Lombok. Sorak-sorai penonton menambah semarak festival yang menjadi ikon budaya khas Lombok ini.
Festival Peresean Perang Bintang di Praya Tengah bukan hanya ajang adu ketangkasan, tetapi juga simbol kebersamaan dan pelestarian tradisi yang diwariskan turun-temurun.
(NTBPost/Riki.)

Komentar0