Dua KK Terdampak, Kerugian Ditaksir Rp50 Juta
![]() |
| Salah satu rumah warga yang menjadi korban angin kencang di Lombok Timur. Foto: Dok. BPBD NTB |
BPBD Provinsi NTB melaporkan kerugian mencapai Rp50.000.000. Warga terdampak adalah Amaq Asral, yang mengungsi ke rumah tetangga, serta Ibu Aminah.
Kepala Pelaksana BPBD Provinsi NTB, Sadimin, ST., MT., menyatakan, “BPBD Provinsi NTB bersama BPBD Kabupaten Lombok Timur langsung berkoordinasi dengan aparat desa, TNI/Polri, serta pihak terkait untuk melakukan asesmen di lokasi terdampak.”
Ia menambahkan, “Tim Reaksi Cepat sudah turun ke lapangan dan memberikan himbauan agar masyarakat lebih berhati-hati menghadapi potensi bencana hidrometeorologi di musim hujan ini.”
Tim gabungan yang terdiri dari TRC-PB BPBD Lombok Timur, TNI/Polri, aparatur desa, Ketua BPD Telaga Waru, dan Kanwil Benyer Daya terlibat dalam penanganan awal. Kebutuhan mendesak warga saat ini adalah terpal untuk menutup bagian rumah yang rusak. Kondisi di lokasi kejadian kini sudah dinyatakan kondusif.
BPBD NTB menegaskan bahwa wilayah Nusa Tenggara Barat sudah memasuki periode musim hujan dan sebagian wilayah sedang berada pada puncaknya. Potensi hujan lebat disertai angin kencang dapat memicu bencana hidrometeorologis seperti banjir dan tanah longsor. Warga diminta tetap waspada dan berhati-hati. (NTBPost/Red.)

Komentar0