Gpd8TfAlBUYoTfM6TUAlTUAlTA==

Tegas! Satgas MBG NTB Usulkan Penutupan Dapur Terkait Kasus Keracunan

Evaluasi menyeluruh dilakukan pasca kejadian luar biasa di Darmaji, Lombok Tengah

Ketua Satgas MBG NTB, Dr. Ahsanul Khalik.

MATARAM, NTBPOST.COM – Ketua Satuan Tugas Program Makan Bergizi Gratis (Satgas MBG) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr. Ahsanul Khalik menindaklanjuti secara serius kejadian luar biasa berupa kasus keracunan yang diduga terkait konsumsi makanan MBG di wilayah Darmaji, Kabupaten Lombok Tengah, pada Sabtu (17/1).  

Satgas MBG NTB menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa tersebut dan memastikan langkah cepat dilakukan untuk melindungi keselamatan penerima manfaat, khususnya anak-anak.  

Sebagai bentuk respons tegas, Ketua Satgas MBG NTB telah berkomunikasi langsung dengan Kepala Regional Badan Gizi Nasional (BGN) NTB untuk mengusulkan kepada BGN RI di Jakarta agar dilakukan penutupan sementara terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang mengelola dapur MBG yang diduga bermasalah.  

Penutupan sementara ini diperlukan agar proses evaluasi dan investigasi dapat berjalan secara menyeluruh, objektif, dan terukur tanpa mengabaikan aspek keamanan pangan.  

Selama masa penutupan, Satgas MBG NTB mendorong dilaksanakannya evaluasi terhadap seluruh aspek operasional SPPG, mulai dari kedisiplinan pelaksana, kualitas dan kemampuan juru masak, hingga proses pembelian bahan pangan.  

Evaluasi juga mencakup pemeriksaan kemungkinan kelalaian dalam pemilihan bahan baku, termasuk potensi penggunaan bahan pangan kedaluwarsa, serta memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai standar, mulai dari pembersihan, proses memasak, pengemasan, hingga pendistribusian kepada penerima manfaat.  

Satgas MBG NTB juga menekankan pentingnya peningkatan standar sanitasi, termasuk sterilisasi alat makan, perbaikan kualitas air yang digunakan, serta penataan alur limbah agar tidak menimbulkan kontaminasi silang.  

"Semua dievaluasi dan diinvestigasi. Bila diperlukan aparat penegak hukum masuk, maka kami persilakan untuk dilakukan penyelidikan atas kejadian ini," tegas Ketua Satgas MBG NTB.  Kepada NTBPost.com, Minggu (18/01).

Koordinasi lintas pihak akan terus diperkuat agar kejadian serupa tidak terulang dan kepercayaan publik terhadap program MBG tetap terjaga.  

Satgas MBG NTB juga mengingatkan seluruh SPPG se-NTB agar meningkatkan kehati-hatian dan kepatuhan terhadap standar keamanan pangan. Keselamatan penerima manfaat, terutama anak-anak, harus menjadi prioritas utama melalui pengelolaan dapur yang disiplin, bersih, dan bertanggung jawab.  (NTBPOST/red.) 

Komentar0

Type above and press Enter to search.