Gpd8TfAlBUYoTfM6TUAlTUAlTA==

Tanggapi MJMAM,Ketua LPA Kota Mataram: Laporan Tidak Menyinggung Amalan-amalan Haji dan Umrah

Kasus dengan modus ritual bersih rahim ditangani Polda NTB

Ketua LPA Kota Mataram, Joko Jumadi.

MATARAM, NTBPOST.COM — Dugaan kasus kekerasan seksual yang melibatkan seorang tuan guru berinisial MJMAM di Ponpes Sukamulia, Lombok Timur mencuat ke publik. Kasus ini disebut menggunakan modus ritual bersih rahim dan kini sedang dalam proses hukum di Polda NTB.  

Ketua LPA Kota Mataram, Joko Jumadi, menegaskan bahwa laporan yang mereka buat tidak pernah menyinggung amalan-amalan haji dan umrah sebagaimana diklarifikasi MJMAM melalu salahsatu media online. Menurutnya, inti persoalan yang sedang ditangani aparat adalah dugaan perbuatan kekerasan seksual.  

“Laporan kami tidak pernah membahas amalan-amalan haji dan umrah yang diklarifikasi namun yg jadi masalah adalah perbuatan kekerasan seksual yg dilakukan oleh oknum tuan guru MJMAM yg salah satu modusnya memberikan amalan pembersihan rahim.” jelasnya kepada NTBPost.com, Sabtu (31/01).  

Ia menekankan bahwa proses hukum atas dugaan tersebut sedang berjalan di kepolisian.  

“Proses hukum sedang berjalan kita tunggu proses hukum di Polda NTB.” ujarnya.  

Terkait bukti-bukti yang telah dikumpulkan, Joko Jumadi menyampaikan keyakinannya bahwa perkara ini akan segera dituntaskan.  

“Inshaallah tunggu tanggal mainnya.” tandasnya.  

Kasus ini menambah daftar panjang laporan kekerasan seksual yang melibatkan tokoh agama di Indonesia. Publik menunggu langkah tegas aparat penegak hukum untuk memastikan keadilan bagi korban dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pendidikan berbasis agama.  (NTBPost/red.)  


Komentar0

Type above and press Enter to search.