Gpd8TfAlBUYoTfM6TUAlTUAlTA==

Copilot Resmi Dilarang Beroperasi Di WhatsApp

Kebijakan baru WhatsApp hentikan layanan Copilot, pengguna diarahkan ke aplikasi resmi Microsoft

Foto: Ilustrasi Larangan Copilot di WhatsApp. NTBPost/AI

MATARAM, NTBPOST.COM – Microsoft resmi menghentikan layanan Copilot pada aplikasi WhatsApp per Sabtu (17/1). Kebijakan baru WhatsApp menegaskan larangan penggunaan chatbot pihak ketiga, sehingga Copilot tidak lagi diperbolehkan beroperasi di platform tersebut.  

Copilot sebelumnya hadir di WhatsApp sejak akhir 2024 dan digunakan jutaan orang untuk membantu percakapan sehari-hari. Namun, WhatsApp kini hanya mengizinkan penggunaan AI milik Meta sebagai bagian dari ekosistem internalnya.  

"Pembaruan kebijakan WhatsApp membuat kami harus menghentikan layanan Copilot di aplikasi itu. Kami berkomitmen memastikan transisi yang lancar bagi pengguna agar tetap bisa mengakses Copilot melalui aplikasi resmi di mobile, web, dan PC," tulis Microsoft dalam blog resminya.  

Penghentian ini menandai berakhirnya era chatbot eksternal di WhatsApp. Selanjutnya, pengguna diarahkan untuk memanfaatkan layanan AI resmi dari Meta atau beralih ke aplikasi Copilot di perangkat lain.  

Microsoft menegaskan bahwa Copilot tetap tersedia di berbagai platform seperti Windows, iOS, Android, dan web, sehingga pengguna masih dapat melanjutkan interaksi dengan AI tersebut di luar WhatsApp.  

Keputusan ini memunculkan beragam reaksi. Sebagian pengguna merasa kehilangan karena terbiasa menggunakan Copilot di WhatsApp, sementara lainnya menilai kebijakan baru ini sebagai langkah WhatsApp menjaga kendali penuh atas ekosistemnya.  

Copilot sendiri akan terus dikembangkan dengan fitur-fitur baru di aplikasi resmi Microsoft, termasuk integrasi dengan layanan produktivitas dan dukungan lintas perangkat. (NTBPOST/red.) 

Komentar0

Type above and press Enter to search.