Sampel makanan dikirim ke BBPOM Mataram untuk uji laboratorium
![]() |
| Kasat Reskrim Polres Lotim, Iptu Arie Kusnandar, S.I.K, |
LOMBOK TIMUR, NTBPOST.COM — Polres Lombok Timur melakukan penyelidikan atas dugaan keracunan yang menimpa puluhan siswa di wilayah Pringgesela setelah mengonsumsi menu dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disajikan dapur MBG Jurit Baru.
Kasat Reskrim Polres Lotim, Iptu Arie Kusnandar, S.I.K, saat dikonfirmasi Senin (27/04), menegaskan bahwa pihaknya sudah turun melakukan penyelidikan.
“ Kami sedang lakukan penyelidikan kasus dugaan keracunan MBG yang disajikan dapur MBG Jurit Baru,” tegasnya.
Menurutnya, proses penyelidikan dilakukan dengan mengumpulkan bukti dan bahan keterangan, termasuk meminta keterangan dari pihak-pihak terkait.
“Kita kumpulkan bukti-bukti dalam kasus tersebut,” ujarnya seraya menambahkan bahwa langkah ini dilakukan karena adanya laporan resmi yang masuk.
Terkait sampel makanan MBG yang diduga menyebabkan keracunan, Kasat Reskrim menjelaskan bahwa pengambilan sampel dilakukan oleh Dinas Kesehatan Lombok Timur untuk dikirim ke BBPOM Mataram guna dilakukan uji laboratorium.
“Dikes yang melakukan uji lab sedangkan kami pada penanganan proses hukumnya,” tegasnya.
Hingga kini, penyelidikan masih berlangsung sambil menunggu hasil uji laboratorium untuk memastikan penyebab pasti keracunan. (NTBPost/red.)

Komentar0