Warga pertanyakan realita di lapangan yang berbanding terbalik dengan klaim pemerintah
LOMBOK TIMUR, NTBPOST.COM - Adanya pernyataan dari Bupati Lombok H.Haerul Warisin,Sekretaris Daerah,HM.Juaini Taofik dan Kadis Perdagangan Lotim,H.Hadi Fathurahman yang menjadi kontropersi masalah kelangkaan LPG 3 kilogram.Pasalnya pernyataan ketiga orang pejabat penting di Lotim dengan tidak sesuai realita dilapangan.Maka inilah yang menjadi pemicu kemarahan rakyat Lotim yang hingga saat ini masih kesulitan mendapatkan LPG 3 kilogram.
" Bagaimana kami tidak marah apa yang dikatakan Bupati,Sekda dan Kadis soal stock LPG 3 Kilogram aman di Lotim justru malah sebaliknya masih sulit didapatkan," kata para warga di Lotim.
Menurutnya sebelumnya Bupati mengeluarkan pernyataan kalau stock LPG aman dan adanya penambahan 17 ribu dari kuota yang ada.
Begitu juga Sekda Lotim mengeluarkan pernyataan juga ada penambahan LPG sejumlah 24 ribu untuk mengatasi kelangkaan LPG 3 kilogram di Lotim.
Belum lagi Kadis Perdagangan Lotim menegaskan stock LPG aman dengan berdasarkan hasil sidak yang dilakukan di sejumlah agent atau pangkalan LPG.
Namun justru semua pernyataan itu justru dibantah mentah-mentah dengan realita yang ditemukan dilapangan.Dengan masyarakat susah mendapatkan dan mengantri berjam-jam sampai ada yang pingsan.
" Kami mau tanya kemana larinya tambahnya 17 ribu dan 24 ribu tersebut,karena kami masih sulit mendapatkan LPG melon itu," terang para warga Lotim.
Sementara itu senin (6/4) di kantor DPRD Lotim berlangsung hearing antara ALPA dengan DPRD Lotim dengan Dinas Perdagangan Lotim,pihak Pertamina mengenai kelangkaan LPG 3 Kilogram.
Namun dalam hearing tersebut belum ada titik terang mengenai terjadinya kelangkaan LPG 3 kilogram di Lotim terus menerus meskipun terjadi penambahan kuota.Sedangkan di wilayah lainnya di pulau Lombok tidak terdengar adanya kelangkaan LPG tersebut.
Kemudian pihak kepolisian sedang melakukan penyelidikan terkait dengan penyebab kelangkaan LPG 3 Kilogram di Lotim dengan membentuk tim khusus.
" Kita lakukan lidik untuk mengetahui penyebab terjadinya kelangkaan LPG 3 kilogram,karena kalau ditemukan adanya penimbunan akan kami tindak tegas," tegas Kasat Reskrim Polres Lotim,Iptu Arie Kusnandar. (NTBPost/Rizal.)

Komentar0