Kakak korban sempat melawan pelaku, namun pelaku berhasil melarikan diri
MALUKU TENGGARA, NTBPOST.COM — Peristiwa tragis terjadi di Bandara Karel Sadsuitubun Ibra, Kecamatan Kei Kecil, Kabupaten Maluku Tenggara. Ketua DPD Golkar Maluku Tenggara, Drs. Agrapinus Rumatora (Nus Kei), tewas setelah ditikam oleh orang tak dikenal (OTK) sesaat setelah tiba dari Ambon, pada Minggu (19/04) sekitar pukul 11.10 WIT.
Berdasarkan data yang diperoleh, pesawat Lion Air JT880 yang membawa korban dari Bandara Pattimura Ambon mendarat di Bandara Karel Sadsuitubun pukul 10.45 WIT. Setibanya di bandara, korban dijemput oleh keluarga besarnya dan sempat berbincang di depan pintu keluar. Tidak lama kemudian, seorang pria yang mengenakan jaket merah dan masker mendekati korban lalu melakukan penikaman.
Korban sempat berlari ke dalam bandara, namun terjatuh di pintu keluar. Petugas bandara segera memberikan pertolongan dan korban dilarikan ke RSU Karel Sadsuitubun Langgur pukul 11.10 WIT. Sesampainya di rumah sakit pukul 11.40 WIT, korban langsung mendapat penanganan medis. Namun, pada pukul 11.44 WIT, korban dinyatakan meninggal dunia akibat pendarahan hebat serta luka tusuk pada organ vital.
Data yang dihimpun menyebutkan korban mengalami empat luka tusuk di bagian dada kanan dan kiri, leher kiri, serta tulang belakang. Tidak ada kerugian materiil yang dilaporkan dalam insiden ini.
Kedatangan Nus Kei ke Maluku Tenggara diketahui untuk menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Maluku Tenggara yang dijadwalkan berlangsung pada 22 April 2026. Peristiwa ini menimbulkan duka mendalam bagi keluarga, kerabat, serta kader Partai Golkar di Maluku Tenggara.
Pihak kepolisian kini tengah melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap identitas dan motif pelaku. Kasus ini menjadi perhatian serius karena menyangkut tokoh politik daerah yang tengah menjalankan agenda partai. (NTBPost/n2n.)

Komentar0