Il Sabandi bawa semangat kolaborasi dan pendidikan global
PONTIANAK–KUCHING, NTBPOST.COM — Il Sabandi, Ketua Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (HMPS PGMI) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Mataram, mengikuti rangkaian program Student Mobility di IAIN Pontianak, Kalimantan Barat, serta International Community Service di Kuching, Sarawak, Malaysia, pada 14–18 Oktober 2026.
Kegiatan ini diikuti sembilan mahasiswa perwakilan program studi di lingkungan FTK UIN Mataram di bawah bimbingan Wakil Dekan III, Dr. Erwin Padli, M.Hum. Program tersebut menjadi bagian dari upaya fakultas memperluas pengalaman akademik mahasiswa, memperkuat kepemimpinan, serta membangun kolaborasi pendidikan lintas kampus dan lintas negara.
Il Sabandi menegaskan bahwa keikutsertaan dalam kegiatan ini bukan sekadar kesempatan untuk belajar di luar kampus, melainkan juga tanggung jawab untuk membawa pulang pengalaman, gagasan, dan semangat baru bagi pengembangan organisasi mahasiswa, Prodi PGMI, serta kemajuan FTK UIN Mataram.
“Keikutsertaan dalam kegiatan ini bukan sekadar kesempatan untuk belajar di luar kampus, melainkan juga tanggung jawab untuk membawa pulang pengalaman, gagasan, dan semangat baru bagi pengembangan organisasi mahasiswa, Prodi PGMI, serta kemajuan FTK UIN Mataram,” kata Il Sabandi, melalui keterangan tertulis yang diterima media ini NTBPOST.COM, Rabu,(21/10).
Rangkaian kegiatan diawali dengan Student Mobility di Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Pontianak. Mahasiswa FTK UIN Mataram berkesempatan berinteraksi dengan organisasi kemahasiswaan, bertukar pengalaman, dan mempelajari berbagai pendekatan dalam pengelolaan organisasi di perguruan tinggi lain.
“Sinergi lintas kampus membuka perspektif baru bahwa organisasi mahasiswa perlu terus berkembang, beradaptasi, dan menciptakan program relevan dengan kebutuhan mahasiswa,” ujar Dr. Erwin Padli, M.Hum.
Semangat belajar berlanjut melalui International Community Service di SMAR Al-Madrasah Al-Islamiah, Kuching, Sarawak, Malaysia, pada 15–16 Oktober 2026. Kegiatan ini berfokus pada penguatan kemampuan berpikir kritis melalui literasi data serta peningkatan kemampuan membaca Al-Qur’an melalui pendampingan terarah.
Il Sabandi menekankan bahwa ilmu yang diperoleh di bangku kuliah harus terus dikembangkan melalui praktik dan kontribusi nyata.
“Ilmu yang diperoleh di bangku kuliah harus terus dikembangkan melalui praktik dan kontribusi nyata. Pendidikan bukan hanya tentang menyampaikan pengetahuan, tetapi juga membangun karakter dan menghadirkan manfaat bagi orang lain,” ungkap Il Sabandi.
Pengalaman lintas kampus dan lintas negara ini diharapkan menjadi inspirasi untuk memperkuat kualitas mahasiswa, mengembangkan budaya akademik, memperluas jejaring kolaborasi, serta mendorong lahirnya program kemahasiswaan yang lebih inovatif. (NTBPost/red.)

Komentar0