Operasi Darurat Libatkan Kapal SAR, Helikopter, dan Unsur TNI-Polri
![]() |
| KMP Putri Yasmin yang terbakar. Foto: Istimewa |
Laporan darurat diterima Kantor SAR Mataram pukul 04.39 WITA. Tim bergerak ke lokasi menggunakan KN 220 Mataram, Rigit Inflatable Boat (RIB), serta Rigit Buoyancy Boat (RBB).
Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi, menyatakan keselamatan penumpang dan kru menjadi fokus utama.
“Kami telah mengerahkan KN 220 Mataram, RIB, dan RBB ke lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi serta berkoordinasi dengan kapal-kapal yang berada di sekitaran lokasi kejadian,” ujarnya.
Untuk memperluas jangkauan operasi, Kantor SAR Mataram juga berkordinasi dengan kantor SAR Denpasar yang kemudian menurunkan KN SAR Arjuna dan helikopter SGi Air Bali.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran diduga berasal dari satu unit truk box yang berada di dalam kapal.
Operasi ini melibatkan berbagai unsur: Kantor SAR Mataram, Kantor SAR Denpasar, KMP PortLink II, KAL Lembar, TNI AL, Polres Lombok Barat, Polairud Lombok Barat, Syahbandar Pelabuhan Lembar, kapal yatch, SGi Air Bali, serta masyarakat setempat.
Hingga berita ini diturunkan, tim SAR gabungan masih berada di lokasi untuk melanjutkan proses evakuasi penumpang dan kru. (NTBPost/red.)

Komentar0