Gpd8TfAlBUYoTfM6TUAlTUAlTA==

Jelang HUT RI Ke 81,Ribuan Umat Lintas Agama Gelar Doa Kebangsaan di Lapangan Sangkareang Mataram

Momentum Menyambut HUT RI ke-81, Kerukunan Jadi Fondasi Persatuan  

Ribuan umat dari lintas agama penuhi lapangan sangkareang Kota Mataram gelar do'a dan dzhikir jelang HUT RI Ke-81. Foto: NTBPOST.COM
MATARAM, NTBPOST.COM — Ribuan umat lintas agama memenuhi Lapangan Sangkareang, Kota Mataram, dalam acara doa dan dzikir kebangsaan menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Suasana khidmat mewarnai kegiatan yang diikuti umat Islam, Kristen, Hindu, Buddha, dan Khonghucu.  Pada Rabu malam, (12/08).

Lantunan doa dan dzikir bergema sebagai simbol persatuan. Kehangatan terasa ketika masyarakat dari berbagai latar belakang berbaur dalam satu momen kebangsaan.  

"Kerukunan adalah fondasi bangsa, dan momen ini pantas menjadi tradisi nasional," kata ulama KH Miftah Maulana Habiburrahman atau Gus Miftah kepada awak media di pendopo Walikota Mataram usai acara digelar.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama NTB, Zamroni Azis, memberikan apresiasi atas kehadiran tokoh-tokoh lintas agama. 

"Kami berkomitmen menjaga NTB sebagai daerah yang damai dan harmonis," ujarnya.  

Wakil Ketua DPR RI, Sari Yuliati, turut hadir dan menyampaikan kebanggaannya atas kerukunan masyarakat NTB. 

"Kehidupan beragama di daerah ini menjadi contoh nyata toleransi," ungkapnya.  

Doa kebangsaan di Mataram menjadi simbol persatuan menjelang Hari Kemerdekaan RI ke-81. Kehadiran ulama, pemerintah, dan wakil rakyat memperlihatkan sinergi dalam merawat persaudaraan lintas iman. Pesan yang menggema dari Lapangan Sangkareang adalah satu: kerukunan adalah kekuatan bangsa.  (NTBPost/red.) 

Komentar0

Type above and press Enter to search.