Literasi media bagi Gen Z dipadukan dengan kepedulian sosial di pelosok desa.
SEMBALUN, NTBPOST.COM — Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) NTB menggelar workshop sinematografi jurnalistik televisi sekaligus bakti sosial di Sembalun, Lombok Timur, pada 20–21 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen organisasi dalam mengedukasi masyarakat, khususnya generasi Z, tentang esensi dunia jurnalistik dan peranannya dalam menjaga informasi yang sehat bagi publik.
Workshop ini menghadirkan materi seputar jurnalistik berbasis teknologi digital, penggunaan gawai untuk memvisualkan peristiwa, serta praktik sinematografi dalam mengemas berita. Peserta diajak memahami bagaimana teknologi dapat dimanfaatkan untuk menyajikan informasi yang akurat, sekaligus mengasah keterampilan visual dalam menyampaikan pesan kepada masyarakat. Materi disampaikan oleh mentor berpengalaman, Hamdani (Brader Dhani), jurnalis senior BBC yang juga pernah menjadi bagian dari tim dokumenter media internasional National Geographic.
Ketua IJTI NTB Riadis Sulhi, yang sehari-hari merupakan koresponden SCTV NTB, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar pelatihan teknis, melainkan juga bagian dari tanggung jawab sosial jurnalis.
“Workshop ini bukan sekadar pelatihan teknis, tetapi juga upaya kami untuk mengedukasi warga dan generasi muda tentang pentingnya jurnalistik sebagai kontrol sosial,” kata Riadis Sulhi.
Ia menekankan bahwa generasi muda harus mampu memanfaatkan teknologi secara bijak, tidak hanya untuk hiburan, tetapi juga untuk menyampaikan informasi yang bermanfaat.
“Generasi Z harus akrab dengan teknologi, tetapi juga paham bagaimana memanfaatkannya untuk menyajikan informasi yang akurat dan bermanfaat,” ujarnya.
Selain workshop, IJTI NTB juga menggelar bakti sosial di sejumlah titik di Sembalun. Peserta dan anggota IJTI diajak berinteraksi langsung dengan masyarakat desa, memberikan bantuan, serta membangun kedekatan sosial.
“Melalui bakti sosial, kami ingin jurnalis dan peserta lebih peka terhadap kehidupan sosial, sehingga tumbuh rasa empati dan kepedulian nyata,” ungkapnya.
Riadis Sulhi berharap kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah agar dapat berlanjut secara berkesinambungan. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor sangat penting untuk memperkuat literasi media di NTB.
“Kolaborasi dengan pemerintah daerah sangat penting agar literasi media semakin kuat, sehingga masyarakat memahami pedoman jurnalistik dalam menyuguhkan informasi yang sehat dan akurat,” tegasnya.
Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari sejumlah pihak, termasuk Bank NTB Syariah, Pertamina Patra Niaga, Bulog, Baznas Lombok Timur, Alfamart, serta sponsor lainnya. Dukungan tersebut memperlihatkan komitmen bersama dalam menguatkan literasi media dan kepedulian sosial di NTB.
Workshop dan bakti sosial IJTI NTB di Sembalun turut dihadiri pejabat undangan, di antaranya Sekda Lombok Timur yang diwakili Staf Ahli Bidang Ekonomi H. Aslan, serta Sekretaris Baznas Lombok Timur Nurul Hadi. Kehadiran pejabat daerah ini menunjukkan dukungan terhadap upaya IJTI NTB dalam menguatkan literasi media sekaligus membangun kepedulian sosial di masyarakat.
Dengan pendekatan edukasi dan sosial, IJTI NTB berupaya menumbuhkan kesadaran bahwa media bukan hanya sarana informasi, tetapi juga bagian dari fungsi kontrol sosial yang harus dijalankan secara profesional dan bertanggung jawab. (NTBPost/red.)

Komentar0