Penataan Fisik, Tata Kelola, dan Dukungan Ekonomi Lokal
LOMBOK TENGAH, NTBPOST.COM — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat mulai merevitalisasi Pasar Rakyat Kuta di kawasan Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah, sebagai bagian dari upaya memperkuat keterhubungan antara pasar tradisional dan industri pariwisata. Penataan tidak hanya difokuskan pada perbaikan fisik, tetapi juga pembenahan tata kelola agar pasar menjadi lebih nyaman, tertata, dan mampu menjadi pemasok kebutuhan segar bagi hotel serta restoran di kawasan wisata. Senin, (27/7).“Kita bantu tata letak dan perbaiki desainnya agar lebih rapi. Namun, nuansa pasar tradisional tetap harus dipertahankan karena pasar ini berada di kawasan wisata,” ujar Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal.
Salah satu perhatian utama Gubernur adalah akses masuk menuju pasar. Ia meminta pintu masuk diperlebar agar arus pengunjung lebih lancar dan distribusi pembeli ke seluruh lapak pedagang lebih merata.
“Ke depan, kami akan berkoordinasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan agar tata kelola pasar semakin baik. Harapannya, hasil dagangan segar dari pasar ini dapat langsung memasok kebutuhan restoran, hotel, dan pelaku usaha pariwisata di sekitar kawasan,” jelasnya.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas PUPRPKP Provinsi NTB, Dewi, menjelaskan bahwa pekerjaan di lapangan saat ini berfokus pada pembukaan akses masuk, peningkatan sanitasi, dan penyempurnaan fasilitas dasar pasar.
“Pekerjaan lanjutan meliputi pembongkaran sebagian tembok untuk memperlebar akses masuk, pengecatan, pembenahan sanitasi kamar mandi, hingga pekerjaan beton pada sejumlah titik,” katanya.
Selain itu, area penjualan ikan, daging, dan ayam yang selama ini belum berfungsi optimal akan diaktifkan kembali melalui penimbunan dan pengecoran lantai sehingga dapat dimanfaatkan oleh para pedagang.
“Kalau semua pedagang masuk ke dalam pasar, pembeli juga akan masuk. Selama masih ada yang berjualan di luar, pedagang di dalam akan kesulitan mendapatkan pembeli. Penataan ini baik untuk semua,” ujar tokoh masyarakat kawasan selatan, Haji Bangun.
Hal senada disampaikan Yuni, salah seorang pedagang Pasar Kuta. “Saya tadi menyampaikan langsung kepada Pak Gubernur mengenai atap lapak yang bocor dan beliau merespons dengan baik. Harapan kami, selain diperbaiki, kebersihan pasar juga terus dijaga agar pembeli semakin nyaman,” katanya.
Revitalisasi Pasar Kuta menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi NTB untuk memastikan pertumbuhan kawasan Mandalika tidak hanya menghadirkan investasi dan destinasi wisata, tetapi juga memperkuat ekonomi masyarakat lokal. Melalui pasar yang lebih tertata, bersih, dan terhubung dengan rantai pasok industri pariwisata, Pasar Kuta diharapkan tumbuh sebagai pusat ekonomi rakyat yang mampu meningkatkan kesejahteraan pedagang sekaligus memperkaya pengalaman wisata di Mandalika. (NTBPost/Red.)

Komentar0