LOMBOK BARAT-Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Nusa Tenggara Barat,H.Mori Hanapi mengakui terjadi keributan di sejumlah pertandingan cabang olahraga Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB.
" Kita tidak menampik kalau ada keributan di sejumlah cabor dalam Porprov," tegas Mori Hanapi sesuai membuka pertandingan Cabor PADEL di Sasako Batu Layar Lombok Barat,Kamis (23/7).
Menurutnya atas kejadian itu pihaknya telah menerima laporan untuk ditindaklanjuti dan diselesaikan secara baik.Karena tugas KONI menjadi penengah antara panitia di cabor dengan kontingen yang keberatan.
Namun yang jelas terhadap masalah yang terjadi KONI lepas dari tanggungjawab akan tapi merupakan tanggungjawab cabor masing-masing.
Kalau masalah transportasi dan kesehatan atlet menjadi tanggungjawab KONI,sedangkan masalah yang terjadi di pertandingan seperti juri yang bermasalah menjadi urusan panitia masing-masing cabor.
" Pertanggungjawaban itu secara berjenjang tidak bisa KONI yang menanggung masalah terjadi di pertandingan,karena yang mengetahui masalah adalah panitia cabor," terangnya.
Mori yang juga anggota DPR RI ini menambahkan kalau melihat terjadi keributan itu selain faktor di pertandingan,akan tapi juga faktor diluar lapangan seperti fanatisme pendukung atau supporter.
Namun itu hal yang wajar terjadi tapi hendaknya disikapi dengan lebih arif bijaksana dan dewasa.Karena kita di olahraga menjunjung tinggi sportivitas dalam bertanding.
" Kalau ada yang keberatan itu hal wajar tapi jangalah dijadikan alat untuk membuat keributan dalam pertandingan," tambahnya
Komentar0