Optimalisasi aplikasi SRI +1.0 hadirkan layanan kelistrikan cepat, transparan, dan bebas perantara
MATARAM, NTBPOST.COM — PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (UIW NTB) terus memperkuat capaian transformasi digital dalam peningkatan kualitas pelayanan pelanggan melalui optimalisasi layanan Customer Self Service berbasis aplikasi SRI +1.0 yang terintegrasi pada SuperApps PLN Mobile. Inovasi ini menjadi bagian dari strategi PLN dalam memperluas akses layanan kelistrikan yang cepat, mudah, transparan, dan bebas perantara, sekaligus mendukung percepatan digitalisasi pelayanan publik di sektor ketenagalistrikan.
Transformasi tersebut menandai perubahan signifikan dari layanan konvensional berbasis loket fisik menuju ekosistem digital yang memungkinkan pelanggan mengakses seluruh layanan kelistrikan secara mandiri melalui PLN Mobile, website resmi PLN, maupun Contact Center 123. Dengan pendekatan ini, pelanggan dapat memperoleh layanan kapan saja dan di mana saja dengan proses yang lebih efisien, terukur, dan terdokumentasi secara digital.
Optimalisasi aplikasi SRI +1.0 menjadi instrumen penting dalam mendorong implementasi layanan mandiri pelanggan. Melalui platform ini, pelanggan dapat mengajukan permohonan pasang baru dan tambah daya dengan informasi biaya transparan sesuai ketentuan resmi, melakukan pembayaran tagihan maupun pembelian token listrik melalui berbagai kanal digital, menyampaikan pengaduan gangguan dengan fitur pelacakan petugas secara real-time, hingga melakukan pencatatan meter mandiri (Swacam) setiap tanggal 24–27 untuk memastikan akurasi tagihan berdasarkan pemakaian aktual.
Manager PLN UP3 Mataram, Hengky Purbo Lesmono, menegaskan bahwa digitalisasi layanan merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pengalaman pelanggan sekaligus memperkuat tata kelola pelayanan yang lebih efektif.
“Melalui skema Customer Self Service, pelanggan memperoleh keleluasaan untuk mengakses berbagai layanan kelistrikan secara langsung tanpa harus datang ke kantor layanan maupun menggunakan jasa perantara,” ujarnya.
Implementasi layanan mandiri berbasis digital juga memberikan nilai tambah dalam meningkatkan transparansi transaksi serta meminimalkan potensi praktik percaloan. Seluruh proses permohonan layanan hingga pembayaran tercatat otomatis dalam sistem korporasi PLN sehingga menjamin akuntabilitas, keamanan transaksi, dan kepastian layanan bagi seluruh pelanggan.
General Manager PLN UIW NTB, Yondri Zulfadli, menegaskan bahwa transformasi digital menjadi salah satu pilar utama dalam menghadirkan pelayanan kelistrikan yang semakin berkualitas kepada masyarakat.
“Transformasi digital yang terus kami lakukan merupakan bagian dari komitmen PLN untuk menghadirkan layanan yang semakin mudah diakses, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan pelanggan. Melalui optimalisasi Customer Self Service di PLN Mobile, kami ingin memastikan seluruh masyarakat dapat memperoleh layanan kelistrikan secara mandiri dengan pengalaman yang lebih cepat, aman, dan akuntabel. Capaian ini sekaligus menjadi wujud nyata komitmen PLN dalam memberikan pelayanan terbaik serta mendukung percepatan transformasi digital di Indonesia, khususnya di Nusa Tenggara Barat,” tutupnya. (NTBPost/red.)

Komentar0