Gpd8TfAlBUYoTfM6TUAlTUAlTA==

Bukan Sekadar Menjalani Hukuman, Warga Binaan Lapas Lombok Barat Sulap Sabut Kelapa Jadi Produk Ekspor

Lapas Lombok Barat Gandeng PT Ridho Bersama, Warga Binaan Kini Produksi Cocomesh dari Sabut Kelapa

LOMBOK BARAT, NTBPOST.COM — Lapas bukan tempat untuk diam. Setidaknya itulah yang sedang dibuktikan Lapas Kelas IIA Lombok Barat lewat program yang tidak banyak dilirik publik — produksi Cocomesh atau Coco Net dari sabut kelapa oleh warga binaan.

Program ini berjalan lewat kerja sama dengan PT Ridho Bersama. Skema yang menggandeng pelaku usaha swasta untuk menyerap langsung hasil produksi warga binaan.

Kepala Lapas M. Fadli memastikan program ini bukan sekadar kegiatan pengisi waktu.

"Kami ingin warga binaan memiliki bekal keterampilan yang bermanfaat setelah kembali ke masyarakat. Melalui produksi Coco Net, mereka belajar mengolah sabut kelapa menjadi produk bernilai ekonomis. Ini merupakan bagian dari upaya mendorong hilirisasi produk sekaligus memperkuat pembinaan kemandirian di dalam lapas," ujarnya, Senin (6/7/2026).

Cocomesh sendiri bukan produk sembarangan. Material ramah lingkungan ini digunakan sebagai penahan erosi tanah, media tanam, hingga bahan konstruksi hijau yang permintaannya terus meningkat di pasar domestik maupun ekspor.

Direktur PT Ridho Bersama, Hasan Masysyath, menyebut kerja sama ini dirancang untuk jangka panjang.

"Kami siap mendukung pembinaan di Lapas Lombok Barat agar warga binaan dapat menghasilkan produk yang bernilai ekonomis. Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Semoga kerja sama ini terus berjalan secara sustainable dan berkelanjutan sehingga memberikan manfaat yang lebih luas," ungkap Hasan.

Yang perlu diperhatikan program pembinaan berbasis keterampilan di lapas bukan hal baru di Indonesia. Banyak yang lahir dengan semangat besar lalu senyap seiring pergantian kepemimpinan. Tantangan nyatanya bukan di produksi, tapi di keberlanjutan pasar dan apakah keterampilan ini benar-benar terbawa pulang ketika warga binaan bebas.

Dua hal itulah yang akan menentukan apakah Cocomesh dari Lapas Lombok Barat benar-benar jadi bekal hidup, atau sekadar program yang tampak bagus di atas kertas. (NTBPost/red.)

Komentar0

Type above and press Enter to search.