Dari Bendungan Meninting hingga Percakapan Empat Mata, Prabowo Nyatakan Ingin Bantu Lebih Banyak untuk NTB
![]() |
| Gubernur Nusa Tenggara Barat Lalu Muhamad Iqbal (baju putih) Menyalami Presiden Prabowo Subianto saat Kunjungan Kerja ke Nusa Tenggara Barat, Jumat (10/7/2026). Foto: Doc. Kominfotik NTB |
Lima pesan itu adalah memperkuat persatuan, membalas kepercayaan rakyat melalui kerja nyata, memastikan pembangunan memberi manfaat bagi masyarakat, menghadirkan kepemimpinan yang berpihak kepada rakyat, serta membangun tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas.
Dalam pidatonya di Bendungan Meninting, Presiden menegaskan pembangunan hanya akan berhasil apabila seluruh elemen bangsa menjaga persatuan dan bekerja bersama untuk kepentingan rakyat. Ia juga mengingatkan agar air dari Bendungan Meninting benar-benar mengalir sampai ke lahan petani, bukan berhenti di tengah jalan.
Di hadapan para kepala daerah yang hadir, Presiden berpesan agar setiap kebijakan dilandasi akal sehat, cinta kepada rakyat, menjauhi korupsi, dan mengelola setiap rupiah uang negara sebesar-besarnya untuk kesejahteraan masyarakat.
Tapi pesan Presiden untuk NTB tidak berhenti di atas podium. Sesaat setelah peresmian selesai, dalam perjalanan menuju helikopter kepresidenan, Presiden menyempatkan diri berbicara langsung kepada Gubernur Iqbal.
Gubernur Iqbal mengungkapkan apa yang disampaikan Presiden kepadanya secara langsung.
"Beliau menyampaikan langsung kepada saya bahwa beliau senang sekali bisa berkunjung ke NTB. Beliau bahkan menyampaikan keinginan tulus beliau untuk membantu lebih banyak hal di NTB," ungkap Gubernur Lalu Muhamad Iqbal.
Bagi Gubernur, pernyataan itu bukan basa-basi protokoler. Ia memandangnya sebagai penegasan bahwa perhatian pemerintah pusat terhadap NTB tidak berhenti pada proyek-proyek strategis nasional yang sudah berjalan. Masih ada lebih banyak yang akan datang.
Kunjungan Presiden ke NTB kali ini memang bukan sekadar agenda peresmian infrastruktur. Dari podium hingga percakapan singkat di sela perjalanan menuju helikopter, pesan yang konsisten terulang — pembangunan harus benar-benar sampai ke tangan rakyat, pemimpin harus bersih dan amanah, dan persatuan adalah fondasi dari segalanya.
Bagi NTB, perhatian itu menjadi energi baru. Terlebih datang tepat di hari ulang tahun orang nomor satu di provinsi ini. (NTBPost/red.)

Komentar0