Gpd8TfAlBUYoTfM6TUAlTUAlTA==

Kolaborasi Pemprov NTB dan UNIQLO Buka Jalan UMKM Tembus Pasar Nasional

28 UMKM kriya dan wastra ikuti kurasi program kolaborasi


MATARAM, NTBPOST.COM — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat memperkuat daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui kemitraan strategis dengan dunia usaha. Dinas Perindustrian dan Perdagangan NTB melalui UPTD Balai Kemasan Produk dan Pengembangan Promosi Daerah (BKP3D) bersama Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) NTB berkolaborasi dengan UNIQLO Indonesia membuka peluang produk unggulan daerah menembus pasar nasional lewat Program UNIQLO Neighborhood Collaboration Batch 5 Tahun 2027.

Sebanyak 28 UMKM binaan dari sektor kriya dan turunan wastra mengikuti proses kurasi untuk diseleksi menjadi bagian dari program tersebut.

“Melalui program ini, UMKM tidak hanya memperoleh kesempatan memperkenalkan produknya kepada pasar yang lebih luas, tetapi juga membuka peluang kemitraan dengan sektor ritel modern yang dapat mendorong pertumbuhan usaha secara berkelanjutan,” ujarnya, Selasa (17/06).

UMKM yang lolos kurasi berkesempatan memasarkan produknya di Neighborhood Collaboration Corner yang tersedia di gerai UNIQLO. Kehadiran produk lokal di ruang promosi tersebut diharapkan meningkatkan eksposur sekaligus memperkenalkan kekayaan kriya dan wastra NTB kepada masyarakat lebih luas.

“Program seperti ini memberikan kesempatan bagi UMKM untuk naik kelas dan memperluas segmen pasar, tidak hanya di tingkat lokal tetapi juga nasional. Kami berharap semakin banyak perusahaan ritel yang membuka ruang kolaborasi serupa bagi produk-produk unggulan daerah,” ungkapnya.

Dekranasda NTB menilai penempatan produk UMKM pada lokasi strategis di dalam gerai UNIQLO merupakan bentuk dukungan konkret yang dapat meningkatkan daya tarik dan peluang penjualan produk lokal.

Sementara itu, perwakilan UNIQLO Indonesia menyambut baik kolaborasi dengan Dekranasda NTB yang untuk pertama kalinya terlibat dalam pelaksanaan Neighborhood Collaboration. Sinergi ini diyakini memperkuat ekosistem pembinaan UMKM sehingga mampu melahirkan lebih banyak produk kompetitif dan siap bersaing di pasar yang lebih luas.

Selama proses fasilitasi, UPTD BKP3D telah melakukan sosialisasi mengenai persyaratan dan kategori produk kepada peserta. Hasil pendataan menunjukkan seluruh UMKM yang terdaftar memenuhi kriteria awal dan siap mengikuti tahapan kurasi berikutnya.

Kolaborasi antara Pemprov NTB, Dekranasda NTB, dan UNIQLO Indonesia menjadi bukti bahwa penguatan UMKM memerlukan sinergi lintas sektor. Melalui pendampingan berkelanjutan dan akses pasar modern, Pemprov NTB berharap semakin banyak produk unggulan daerah mampu menembus pasar nasional, meningkatkan nilai tambah ekonomi, serta mengangkat nama Nusa Tenggara Barat sebagai pusat kreativitas dan inovasi industri kerajinan Indonesia. (NTBPost/red.)

Komentar0

Type above and press Enter to search.