Tema “One Million More Midwives” tegaskan kebutuhan tenaga bidan berkualitas untuk masa depan kesehatan
MATARAM, NTBPOST.COM — Di tengah upaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan ibu dan anak, peran bidan kembali ditegaskan sebagai fondasi utama sistem kesehatan. Dedikasi mereka sejak masa kehamilan, persalinan, hingga perawatan pasca melahirkan menjadi faktor penting dalam menjaga keselamatan ibu dan bayi.
Komitmen tersebut disuarakan dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ikatan Bidan Indonesia (IBI) ke-75 yang diselenggarakan IBI Ranting RSUD H. Moh. Ruslan Kota Mataram. Kegiatan berlangsung penuh semangat dan kebersamaan, sekaligus menjadi momentum penghargaan bagi para bidan yang berada di garis depan pelayanan kesehatan.
Perayaan tahun ini mengusung tema “One Million More Midwives” atau “Dunia Membutuhkan Lebih dari Sejuta Bidan, Bidan Indonesia Solusi Kesehatan Ibu dan Anak.” Tema tersebut menegaskan pentingnya keberadaan bidan dalam menjawab tantangan pelayanan kesehatan, khususnya di bidang kesehatan ibu dan anak.
Sebagai bentuk rasa syukur dan apresiasi, kegiatan dirangkaikan dengan pemberian bingkisan kepada unit-unit pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) di lingkungan RSUD H. Moh. Ruslan. Penyerahan dilakukan oleh para bidan bersama dokter spesialis obstetri dan ginekologi yang selama ini berkolaborasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Direktur RSUD H. Moh. Ruslan Kota Mataram, dr. Hj. NK Eka Nurhayati, Sp.O.G., Subsp.F.E.R., M.Kes., M.Sc., menegaskan bahwa bidan memiliki kontribusi besar dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. “Bidan adalah tenaga kesehatan yang paling dekat dengan ibu dan keluarga. Mereka hadir memberikan edukasi, melakukan deteksi dini risiko kehamilan, mendampingi persalinan, hingga memastikan ibu dan bayi memperoleh pelayanan kesehatan yang aman dan berkualitas,” ujarnya.
Ia menilai keberhasilan berbagai program kesehatan ibu dan anak, termasuk upaya menurunkan angka kematian ibu dan bayi, tidak terlepas dari kerja keras para bidan. “Di balik banyaknya ibu dan bayi yang selamat serta tumbuh sehat, ada dedikasi para bidan yang bekerja tanpa mengenal waktu. Karena itu, pada momentum HUT IBI ke-75 ini kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh bidan yang telah mengabdikan diri untuk masyarakat,” katanya.
Menurutnya, kebutuhan terhadap tenaga bidan yang kompeten akan terus meningkat. Penguatan kapasitas dan profesionalisme menjadi kunci menghadapi tantangan pelayanan kesehatan yang semakin kompleks. “Dunia membutuhkan lebih banyak bidan yang berkualitas. Bukan hanya dari sisi jumlah, tetapi juga kompetensi dan kemampuan untuk memberikan pelayanan yang humanis, profesional, dan berorientasi pada keselamatan pasien,” ujarnya.
RSUD H. Moh. Ruslan berkomitmen mendukung pengembangan profesi bidan melalui peningkatan kompetensi, pelatihan berkelanjutan, serta penguatan kolaborasi antarprofesi kesehatan. Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan masyarakat memperoleh layanan kesehatan ibu dan anak yang semakin baik.
Peringatan HUT IBI ke-75 di lingkungan RSUD H. Moh. Ruslan tidak sekadar menjadi ajang seremonial, melainkan refleksi atas besarnya peran bidan dalam membangun generasi sehat sejak awal kehidupan. Dengan dedikasi dan profesionalisme yang terus dijaga, bidan diharapkan tetap menjadi garda terdepan dalam mewujudkan pelayanan kesehatan ibu dan anak yang berkualitas di Kota Mataram. (NTBPost/red.)

Komentar0