Kasus Kekerasan, Identitas Palsu, dan Penangkapan di Kos Pancor
![]() |
| Roid Pajrian seorang pemuda menjadi TNI gadungan dan aniaya kekasihnya. Foto: Istimewa |
Kronologis Kejadian
Kasus bermula ketika korban, Hijna (22), seorang mahasiswi universitas ternama di Lombok Timur, terlihat berduaan dengan temannya di unggahan story WhatsApp di pantai wilayah Kecamatan Jerowaru. Hal itu memicu kecemburuan pelaku.
Pelaku kemudian mendatangi korban di acara pantai Kohana dan memaksa korban untuk pulang. Korban yang merasa tertekan akhirnya mengikuti permintaan tersebut. Dalam perjalanan pulang menggunakan sepeda motor, pelaku melakukan kekerasan fisik hingga menyebabkan memar di tangan korban.
Setelah tiba di kos-kosan korban, pihak keluarga yang mengetahui kejadian tersebut tidak menerima perlakuan pelaku. Korban bersama keluarga kemudian melaporkan kasus ini ke pihak kampus dan dilanjutkan ke kepolisian.
Identitas Palsu
Selain melakukan kekerasan, pelaku juga diketahui mengaku sebagai anggota TNI yang bertugas di Bali. Faktanya, pelaku sudah tujuh kali mendaftar sebagai anggota TNI namun selalu gagal. Aparat menemukan barang bukti berupa seragam TNI, sepatu hitam, dan helm baja yang diduga digunakan untuk memperkuat pengakuan palsunya.
“Pelaku sudah diamankan sekarang,” ujar Kasdim 1615 Lotim Mayor Inf M. Fahmi.
Sementara itu, pihak Polsek Selong menegaskan bahwa pelaku telah dijemput di kos-kosannya Pancor Lauk Masjid dan dibawa ke kantor polisi untuk proses hukum lebih lanjut.
“Pihak kami sudah menerima laporan kasus dugaan penganiayaan mahasiswa salah satu universitas ternama di Lotim yang dilakukan pacarnya sendiri,” kata Kapolsek Selong melalui Kasi Humas Polres Lotim, Iptu Lalu Rusmaladi. (NTBPost/Rizal.)

Komentar0