Kecepatan respons humas jadi kunci menjaga legitimasi Polri di era digital
MATARAM, NTBPOST.COM — Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Kominfotik) NTB, Dr. H. Ahsanul Khalik, menegaskan bahwa kecepatan respons dan kemampuan mengelola komunikasi publik kini menjadi faktor utama dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara, khususnya Polri, di era digital.
Hal itu disampaikan Ahsanul Khalik saat menjadi narasumber dalam Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Bidang Humas Polda NTB di Hotel Aston Inn Mataram, Selasa (12/5).
“ Satu peristiwa kecil bisa langsung menjadi isu besar di media sosial. Kalau humas terlambat merespons, maka persepsi publik yang belum tentu benar bisa dianggap sebagai fakta,” ujarnya.
Menurut Aka, tantangan humas saat ini tidak lagi sebatas menyampaikan informasi, tetapi memastikan narasi yang benar hadir lebih cepat di tengah derasnya arus informasi digital.
“ Jangan menunggu data 100 persen baru menjawab. Sampaikan satu kebenaran awal untuk mengunci isu agar tidak berkembang liar,” tegasnya.
Ia menilai humas memiliki posisi strategis dalam menjaga legitimasi institusi sekaligus meredam potensi konflik sosial melalui komunikasi publik yang cepat, akurat, dan humanis.
Selain itu, Aka juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan kepolisian dalam membangun komunikasi publik yang sehat serta menghilangkan ego sektoral antarinstansi.
“ Tidak boleh ada fragmentasi antara Pemda dengan Polda maupun Polres. Semua harus berjalan bersama menjawab persoalan masyarakat,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Aka turut mengapresiasi langkah Polri yang dinilai aktif mendukung berbagai program pemerintah dan pelayanan masyarakat melalui pendekatan yang lebih humanis.
“ Pertarungan hari ini ada di ruang digital. Kecepatan, ketepatan, dan kepercayaan publik menjadi penentu kuatnya sebuah institusi,” pungkasnya. (NTBPost/red.)

Komentar0