Menteri ESDM: Cadangan LPG tetap terjaga meski ada ketegangan geopolitik
![]() |
| Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia |
“Cadangan BBM kita semuanya di atas standar minimum nasional. Baik itu solar maupun bensin termasuk dengan gas, termasuk juga dengan LPG,” kata Bahlil.
Ia menjelaskan, sekitar 20 persen kebutuhan LPG Indonesia selama ini berasal dari kawasan Timur Tengah. Namun pemerintah telah menyiapkan langkah antisipasi dengan mencari sumber pasokan alternatif.
“Ketika terjadi ketegangan di Timur Tengah, pemerintah atas arahan Bapak Presiden mencari sumber-sumber pasokan lain untuk mengganti yang dari Middle East dan alhamdulillah sudah dapat. Jadi, insyaallah enggak perlu ada keraguan lagi untuk pengganti dari Middle East sudah kita dapat,” ujarnya.
Bahlil menambahkan, pemerintah kini mendorong diversifikasi pasokan LPG dari negara-negara di luar Timur Tengah, termasuk Amerika Serikat dan kawasan Asia Tenggara.
“LPG sekarang kita sudah dorong untuk mengambil di beberapa negara yang di non Middle East terutama di Amerika. Jadi secara pasokan insyaallah clear, enggak ada masalah,” tegasnya.
Dengan langkah ini, pemerintah berharap masyarakat tetap tenang dan tidak khawatir terhadap isu kelangkaan LPG. Kebijakan diversifikasi pasokan menjadi bagian dari strategi menjaga ketahanan energi nasional di tengah fluktuasi harga minyak dunia dan ketegangan geopolitik. (NTBPost/Red.)

Komentar0