NTB disiapkan jadi percontohan nasional
![]() |
| Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) bersama Kementerian Sosial Republik Indonesia |
JAKARTA, NTBPOST.COM — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) bersama Kementerian Sosial Republik Indonesia memperkuat sinergi percepatan penanganan kemiskinan dan masalah sosial. Pertemuan antara Gubernur NTB H. Lalu Muhamad Iqbal dan Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf di Jakarta, Senin (9/3/2026), menghasilkan komitmen menjadikan NTB sebagai salah satu percontohan nasional penanganan kemiskinan terpadu.
Menteri Sosial yang akrab disapa Gus Men memaparkan pembenahan mendasar, terutama penataan sistem data bantuan sosial melalui Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang kini dikelola Badan Pusat Statistik (BPS).
“Ini arahan langsung Bapak Presiden agar data bantuan sosial benar-benar valid. Jangan sampai masyarakat yang berhak justru tidak menerima bantuan,” ujar Gus Men.
Selain itu, Gus Men menjelaskan program Sekolah Rakyat, lembaga pendidikan berasrama bagi anak-anak dari keluarga miskin ekstrem. Seluruh kebutuhan siswa ditanggung negara, termasuk pendidikan, asrama, pakaian, makan, hingga layanan kesehatan.
Ia juga menyampaikan program pembangunan Kampung Nelayan, yang telah dimulai di Indramayu dan akan diperluas ke NTB.
Menanggapi hal tersebut, Gubernur NTB Miq Iqbal memaparkan tiga prioritas pembangunan daerah: pengentasan kemiskinan, penguatan ketahanan pangan, dan pengembangan pariwisata.
“Saat ini NTB masih memiliki sekitar 106 desa dengan kategori kemiskinan ekstrem, dengan jumlah hampir 114 ribu kepala keluarga yang masuk kategori miskin ekstrem,” jelas Miq Iqbal.
Pemprov NTB menjalankan program Desa Berdaya dengan intervensi di level keluarga dan desa. Setiap keluarga miskin ekstrem mendapat dukungan sekitar Rp 7 juta untuk usaha produktif, sementara desa dialokasikan Rp 500 juta untuk mengatasi hambatan struktural.
Miq Iqbal berharap penerima intervensi tidak langsung dikeluarkan dari program bantuan sosial seperti PKH, agar memiliki waktu untuk mandiri secara ekonomi.
Kemensos menyambut baik pendekatan NTB dan berkomitmen hadir dalam Musrenbang Provinsi NTB 2026 pada 6 April mendatang. Pada kesempatan itu, Kemensos juga akan melaksanakan operasi katarak bagi 500 warga NTB serta pembangunan dua lokasi Kampung Nelayan.
“Untuk NTB saya sangat antusias. Saya ingin NTB menjadi percontohan dalam penanganan kemiskinan dan masalah sosial secara terpadu,” tegas Gus Men.
Gubernur Miq Iqbal menyatakan kesiapan penuh NTB untuk bersinergi dengan Kemensos.
“Apapun program Kementerian Sosial yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, NTB siap menjadi bagian dari solusi,” pungkasnya. (NTBPost/Red.)

Komentar0