Ribuan personel dan ratusan peralatan disiagakan untuk menjaga keandalan listrik NTB
MATARAM, NTBPOST.COM — General Manager PLN UIW NTB, Sri Heny Purwanti, memimpin apel kesiapsiagaan dan pengecekan peralatan dalam rangka Siaga Kelistrikan Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah, Selasa (17/3). Kegiatan ini menjadi wujud komitmen PLN dalam memastikan pasokan listrik tetap andal selama masyarakat menjalankan ibadah Ramadan hingga merayakan Idulfitri.
Sistem kelistrikan NTB dilaporkan dalam kondisi aman dengan cadangan daya memadai. Proyeksi beban menunjukkan sistem Lombok memiliki daya mampu pasok 407 MW dengan beban puncak tertinggi 363 MW, sehingga tersedia cadangan 44 MW. Sementara sistem Tambora memiliki daya mampu pasok 183 MW dengan beban puncak 144 MW dan cadangan 39 MW.
Untuk menjaga keandalan tersebut, PLN NTB mengerahkan 1.989 personel, terdiri dari 877 personel PLN dan 1.112 Tenaga Alih Daya (TAD) serta mitra kerja. Disiapkan pula 132 unit peralatan pendukung, 326 kendaraan operasional, serta material cadangan gangguan dalam jumlah cukup.
PLN NTB juga menyiapkan posko siaga di berbagai unit kerja: 8 posko pembangkit, 5 posko transmisi, 1 posko pengatur beban, 21 posko distribusi, serta posko Icon+ dan PLN Nusa Daya. Selain itu, terdapat 8 posko siaga di titik transportasi utama, meliputi 5 pelabuhan dan 3 bandara, guna mendukung kelancaran mobilitas masyarakat selama mudik Lebaran.
Fokus pengamanan listrik juga diberikan pada 61 lokasi prioritas, terdiri dari 23 masjid dan lokasi shalat Idulfitri, 21 kantor pemerintahan, 10 rumah sakit, serta 7 hotel. PLN turut mendukung ekosistem kendaraan listrik dengan menyiapkan 46 unit SPKLU di 38 lokasi di NTB.
“Melalui kesiapan personel, peralatan, serta posko siaga yang tersebar di berbagai titik, kami memastikan sistem kelistrikan tetap andal sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dan merayakan Idulfitri dengan aman dan nyaman,” tegas Sri Heny.
(NTBPost/Red.)
Komentar0