Gpd8TfAlBUYoTfM6TUAlTUAlTA==

FRB Sebut Bupati Lotim Hanya Berani Gertak Sambel ke BRI Selong

Masalah bantuan UMKM, ancaman hukum, dan sikap DPRD

Ketua Forum Rakyat Bersatu (FRB) NTB, Eko Rahardi. Foto: Rz 
SELONG, NTBPOST.COM — Ketua Forum Rakyat Bersatu (FRB) NTB, Eko Rahardi, menyebut Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin hanya gertak sambel kepada pihak BRI Cabang Selong terkait persoalan bantuan UMKM yang ditransfer ganda. Rabu, (4/3).

Menurut Eko, nilai bantuan UMKM yang ditransfer ganda mencapai miliaran rupiah dan hingga kini belum ada penyelesaian. Ia menilai pernyataan keras Bupati di media belum terbukti dengan tindakan nyata.

“Saya kira Bupati Lotim hanya gertak sambel saja untuk mendemo dan menempuh jalur hukum terhadap pihak BRI,” kata Eko Rahardi di Selong.

Ia menambahkan, persoalan bantuan UMKM yang double transfer sudah berbulan-bulan tidak ada solusi. Bupati baru mengeluarkan pernyataan keras, namun publik masih menunggu bukti kongkrit tindakannya.

Sementara itu, DPRD Lombok Timur juga telah memanggil pihak BRI terkait masalah ini, tetapi hasilnya tetap tidak ada solusi.

“Bupati dan DPRD Lotim mengancam BRI untuk segera mengembalikan dana bantuan UMKM yang double transfer itu, sedangkan pihak BRI mengancam penerima bantuan double transfer akan dipidanakan kalau tidak dikembalikan,” ujarnya.

Sebelumnya, Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin kepada wartawan mendesak pihak BRI segera mengembalikan dana yang diduga ditransfer ganda. Ia bahkan mengancam akan mengambil langkah keras jika persoalan tersebut terus berlarut.

“Kalau tidak selesai nanti kita minta BRI didemo, besok saya minta didemo bank BRI ini. Bahkan kita penjarakan,” tegasnya.

Kasus ini menyoroti lemahnya penyelesaian masalah bantuan UMKM di Lombok Timur. Publik menunggu konsistensi sikap Bupati dan DPRD dalam menindaklanjuti ancaman terhadap pihak BRI. (NTBPost/Red.)

Komentar0

Type above and press Enter to search.