Pantai Seger Jadi Pusat Perayaan Budaya Lombok Tengah
![]() |
| Karnaval Putri Mandalika. Foto: NTBPOST/Riki |
LOMBOK TENGAH, NTBPOST.COM — Ribuan putri Mandalika dari berbagai wilayah di Kabupaten Lombok Tengah turut hadir memeriahkan Festival Bau Nyale 2026. Peserta berasal dari masing-masing kecamatan, mulai dari tingkat Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas. Selain itu, sejumlah Polwan, anggota Mandalika Hotel Association (MHA), serta masyarakat umum juga ikut ambil bagian. Pada, Sabtu (07/02).
Bupati Lombok Tengah, Lalu Pathul Bahri, yang membuka acara tersebut menegaskan pentingnya pengembangan budaya sebagai bagian dari pembangunan daerah.
“Pengembangan budaya harus terus dilakukan dan sistem budaya juga harus dipikirkan,” ujarnya.
Sebelumnya, panggung pelaksanaan Putri Nyale digelar di depan Raja Hotel, namun tahun ini bergeser sedikit ke arah timur. Pergeseran lokasi ini disebut sebagai tanda bahwa pengembangan budaya dan pariwisata harus tetap berjalan.
“Kita semua harus turut dalam menggerakkan pariwisata di Lombok Tengah ini,” katanya.
Selain itu, Bupati menekankan pentingnya menjaga keberadaan Pantai Seger yang menjadi salah satu kebanggaan masyarakat Lombok Tengah. Ia juga mengajak seluruh stakeholder untuk terlibat dalam penyelesaian infrastruktur pendukung seperti jembatan.
“Kenapa harus seperti itu, karena ke depannya akan ada generasi yang melanjutkan, sehingga bisa dinikmati oleh generasi 20–30 tahun ke depan,” ungkapnya.
Filosofi Bau Nyale, lanjut Pathul, juga mengajarkan nilai keadilan. Ia menyinggung kisah Putri Mandalika yang rela melompat ke laut agar tidak hanya satu lelaki yang bisa mendapatkannya, melainkan seluruh masyarakat dapat merasakan keberadaannya.
(NTBPost/Red.)

Komentar0