Anggaran Puluhan Miliar, Fasilitas Disorot, dan Peringatan Antikorupsi
![]() |
| Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Sakti Wahyu Trenggono, saat memarahi kontraktor proyek Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Ekas Buana, Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur. Jum'at (28/02). |
Menteri terlihat menegur pekerja di lokasi, bahkan menelpon kontraktor pelaksana dan meluapkan kemarahan di hadapan rombongan.
“Masak proyek dengan anggaran besar begini kondisinya,” kata Menteri Sakti sambil menunjuk bangunan dan menendang lantai.
Ia menegaskan agar kontraktor segera membenahi kekurangan, baik dari sisi finishing maupun aspek lain yang belum sesuai standar.
“Jangan sampai nanti Pak Presiden datang mengecek kondisi bangunan begini,” tegasnya, seraya mengingatkan agar tidak ada praktik korupsi dalam proyek pusat tersebut.
Menurut laporan lain, Trenggono mengecek sejumlah fasilitas yang dibangun, termasuk gudang beku portabel, pabrik es portabel, dan bengkel nelayan. Ia memberi catatan keras terhadap kualitas bangunan yang dinilai kurang rapi, terutama lantai gudang beku yang tidak sesuai standar.
Menteri juga mempertanyakan keterlibatan masyarakat dalam pengerjaan proyek, padahal sudah ada kontrak resmi dengan pihak kontraktor.
“Kenapa masyarakat bekerja, karena proyek ini tugasnya kontraktor untuk menuntaskan,” tandasnya.
Trenggono menekankan bahwa proyek KNMP adalah program strategis untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan dan mengentaskan kemiskinan di Lombok Timur. Karena itu, kualitas infrastruktur harus benar-benar layak dan bermanfaat bagi masyarakat pesisir. (NTBPost/Red.)

Komentar0