![]() |
| Tanah longsor terjadi di jalur wisata Pusuk Sembalun. Foto: Istimewa |
Peristiwa ini dipicu oleh intensitas hujan yang tinggi mengguyur Kecamatan Sembalun selama empat hari berturut-turut. Hujan deras disertai angin kencang membuat kondisi tanah menjadi labil hingga akhirnya terjadi longsor.
Petugas gabungan dari Polri, TNI, bersama pemerintah Kecamatan Sembalun segera turun ke lokasi. Mereka berusaha membersihkan tumpukan tanah dengan menggunakan alat seadanya agar jalur wisata kembali bisa dilalui. Upaya ini dilakukan secara bergantian dengan melibatkan masyarakat sekitar.
Kasi Humas Polres Lombok Timur, AKP Nicolas Oesman, saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian longsor di jalur Pusuk Sembalun.
“Kita tidak ada korban jiwa, akan tetapi akibatkan arus lalu lintas terganggu,” terangnya.
Hingga sore hari, proses pembersihan material longsor masih terus dilakukan. Jalur wisata Pusuk Sembalun yang menjadi salah satu akses utama menuju kawasan wisata pegunungan itu diharapkan segera kembali normal agar aktivitas masyarakat dan wisatawan tidak lagi terhambat.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada mengingat kondisi cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi, serta menghindari perjalanan di jalur rawan longsor ketika hujan deras turun. (NTBPost/red.)

Komentar0