Ribuan warga sambut Gubernur NTB dalam HUT ke-18 Formabes dan peresmian kompleks pertokoan masjid
![]() |
| Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) saat menghadiri HUT ke-18 Formabes peresmian kompleks pertokoan masjid Masbagik Lombok Timur. Foto: Istimewa |
Kegiatan berlangsung semarak sejak pagi, diawali jalan sehat masyarakat dengan hadiah utama berupa paket umrah dari Gubernur, serta santunan kepada 500 anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial.
Ribuan warga memadati lokasi acara menyambut kedatangan Miq Iqbal. Dalam sambutannya, Gubernur menyampaikan kekagumannya terhadap Masbagik yang menurutnya memiliki modal sosial yang kuat.
"Ada satu yang membuat saya jatuh cinta sama Masbagik, yaitu keterbukaan warganya yang apa adanya," ujarnya.
Ia menegaskan bahwa kehadirannya bukan sekadar menjalankan agenda pemerintahan.
"Saya datang bukan sebagai gubernur, saya datang sebagai kadang jari (keluarga)," katanya, disambut tepuk tangan warga.
Ketua DKM Masjid Jami’ Al-Akbar Masbagik Rinaldi Rosihan mewakili jamaah menyampaikan terima kasih atas dukungan Gubernur terhadap pembangunan kompleks pertokoan masjid.
Gubernur Miq Iqbal menyebut inisiatif tersebut sebagai contoh nyata bagaimana masjid bisa dimakmurkan melalui penguatan ekonomi jamaah.
"Hasilnya untuk operasional masjid. Ini patut dicontoh dan dikembangkan oleh masjid-masjid lain di NTB," tegasnya.
Hadir dalam kegiatan tersebut Sekda Lombok Timur H. M. Juaini Taopik, Ketua DPRD Lombok Timur, para kepala perangkat daerah, tokoh masyarakat, serta tuan guru se-Kecamatan Masbagik, di antaranya TGH. Ahmad Mansyur dan TGH. Ahmad Subki Hulaimi.
Sekda Juaini mengapresiasi kekompakan jamaah dan masyarakat Masbagik, serta menilai keharmonisan antargenerasi di Masbagik menjadi kekuatan yang patut dicontoh di daerah lain.
Peresmian kompleks pertokoan dilakukan langsung oleh Gubernur bersama Sekda Lombok Timur, tokoh agama, dan tokoh masyarakat, ditandai penarikan tirai papan nama Kompleks Pertokoan Masjid Jami’ Al-Akbar Masbagik.
Usai kegiatan, Gubernur melanjutkan agenda ke Desa Danger untuk meresmikan perpustakaan desa. Ia mengapresiasi para kader Posyandu sebagai kekuatan kerelawanan NTB yang jumlahnya mencapai lebih dari 40 ribu orang.
Pada kesempatan itu, Miq Iqbal menyerahkan bantuan pribadi berupa 100 buku, gazebo atau berugak untuk ruang baca, Rp100 juta dan 100 zak semen untuk pembangunan gedung serbaguna, serta dukungan modal bergulir Rp30 juta bagi kader Posyandu untuk penguatan UMKM dan kemandirian ekonomi. (NTBPOST/red.)

Komentar0