![]() |
| Polresta Mataram Turun Tangan Usut Kasus Viral Anak Diikat di Tiang, Janji Tindak Tegas Pelaku |
Mataram, NTBPost.com – Kasus viral aksi beberapa perempuan mengikat dan menampar seorang anak laki-laki di kawasan yang diduga Pasar Buah Keru, Lombok Barat, mendapatkan perkembangan terbaru. Korban telah dievakuasi ke Sentra Paramita Mataram, sementara tiga pelaku telah menjalani pemeriksaan.
Hal ini dikonfirmasi langsung oleh Kasat Reskrim Polresta Mataram AKP I Made Darma Yulian Putra kepada NTBPost
"Tadi udah dibawa ke Sentra Paramita Mataram," ungkapnya, pada Sabtu (20/12).
Sementara itu, terhadap para pelaku yang terlibat dalam aksi yang dianggap sebagai kekerasan dan eksploitasi anak, pihak kepolisian telah melakukan pemeriksaan awal. Proses ini masih berlangsung,
"Masih pemeriksaan bang, tapi kita sementara tetapkan wajib lapor dulu bang," jelasnya.
Sebelumnya, video berdurasi 1 menit 17 detik dan 59 detik yang memperlihatkan anak diikat dengan tali rapia serta diperlakukan tidak layak telah menyebar luas dan memicu kemarahan publik. Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram juga telah mengecam keras tindakan tersebut. (NTBPost/red.)

Komentar0