LOMBOK TIMUR-Pihak Aliansi Pemuda dan Aktivis Lombok Timur mendesak kepada pihak Polres Lotim untuk segera memeriksa pimpinan cabang Bulog Lotim bersama pegawai bulog lainnya atas kasus beras oplosan yang disita satgas pangan di gudang mitra Bulog di desa Gelora kecamatan Sikur.
Karena biar bagaimanapun juga pimpinan cabang bulog Lotim harus bertanggungjawab atas persoalan ini.
" Pimpinan cabang Bulog Lotim harus segera diperiksa dalam kasus ini," tegas Ketua ALPA Lotim Hadi Tamara yang didampingi Sekretaris ALPA Bestu di Selong,Jumat sore (14/11).
Ia mengatakan pihaknya melihat statement pimpinan cabang Bulog Lotim di sejumlah media terkesan cuci tangan seolah-olah tidak mau disalahkan dengan mencari alasan pembenar.
Sementara informasi yang kami serap dilapangan kalau gudang itu memang milik mitra Bulog akan tapi di sewa oleh Bulog tempat menaruh beras yang di beli petani.
Maka tugas petugas untuk terus mendalami kasus ini dan mengungkap siapa-siapa pihak yang terlibat dalam kasus beras oplosan ini.
" Kalau pihak bulog tidak mengetahuinya maka tentunya ini menjadi pertanyaan besar bagi kami,sehingga penyidik harus mengusut tuntas," ujarnya.
Tamara juga memberikan apreasiasi kepada Polres Lotim yang telah berhasil mengungkap kasus beras oplosan dalam jumlah yang besar.
Karena itu sudah jelas perbuatan melanggar hukum sehingga harus diusut dan memberikan hukuman yang setimpal terhadap pelaku.
" Pemerintah pusat sudah mewarning keras tapi masih saja melakukan tindakan melawan hukum dengan mengoplos beras," tandasnya
Komentar0