Gpd8TfAlBUYoTfM6TUAlTUAlTA==

Sebut Kecimol Bukan Budaya, AK NTB minta Kadispar Loteng Dicopot

 


Lombok Tengah, NTBPost.Com - Pernyataan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Tengah Lalu Sungkul yang menyebut kecimol bukan budaya membuat Asosiasi Kecimol (AK) NTB memanas. 


Hal itu ditunjukkan dalam aksinya pada Selasa (21|10) di Gedung Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lombok Tengah. 


Masa aksi dari yang tergabung dalam AK NTB tersebut melakukan aksinya dengan cara membawa masing-masing sound kecimol dari berbagai nama seperti Megantara, MHS, Delisa, Irama Dopang, MDK1 Famor Mania, Rajawali, dan nama-nama lainnya. 


Kekecewaan soal ucapan Kadispas yang menyebut kecimol bukan budaya diluapkan oleh Ketua AK NTB Suhardi saat ditemui oleh Komisi IV DPRD. 


Suhardi mengungkapkan, tidak pantas seorang Kepala Dinas menyebut seperti itu, ia menganggap apa yang diungkapkan oleh Lalu Sungkul di media sosial beberapa waktu lalu membuat para pemain kesenian kecimol kecewa dan marah. 


"Kami sangkal apa yang diungkapkan oleh Kadis Pariwisata itu, bahwa kami menganggap kecimol ini sebagai budaya yang perlu dikembangkan, " Katanya. 


Bahkan, ia meminta agar dilibatkan dalam setiap kegiatan atau event-event besar seperti kesenian lainnya seperti Gendang Belek


"Libatkan kami, jangan hanya melibatkan satu atau dua kesenian saja dalam event-event yang ada di Lombok Tengah ini, " Ujarnya. 


Selain itu juga, AK NTB dengan tegas meminta agar Bupati mencopot Kepala Dinas Pariwisata karena yang telah berbicara sembarangan dengan menyebut kecimol bukan merupakan budaya. 


"Kami minta Ksdispar Lalu Sungkul di copot dari jabatannya, " Tegasnya. 


Selain menuntut pencopotan Kadispar, AK NTB juga menuntut beberapa hal sepele meminta bupati revisi perdes soal larangan kecimol, meminta joget erotis dihentikan, meminta DPRD dan Pemda untuk membuat perda sebagai pijakan hukum aparat untuk menindak ale-ale, kecimol dan gendang belek yang melanggar ketentuan hukum yang berlaku, meminta berhentikan kegiatan joget malam dan mengakui kecimol sebagai budaya yang harus didukung. 


Setelah menyampaikan aspirasi nya, para pemain kecimol langsung membubarkan diri dengan tertib. 


Komentar0

Type above and press Enter to search.