MATARAM-Himpunan Mahasiswa Peneliti, Pengembang, dan Pengabdi Ilmu Peternakan (HMP3IP) melaksanakan kegiatan silaturahmi ke UPTD Balai Kemasan Produk Daerah Nusa Tenggara Barat (NTB). Kegiatan ini bertujuan mempererat hubungan kelembagaan sekaligus memperdalam pengetahuan mahasiswa mengenai proses pengemasan produk hasil hilirisasi peternakan.
Kegiatan ini dihadiri dan dibersamai oleh Ketua Umum HMP3IP Tahun 2025 Moh. Irfandi, Ketua Umum HMP3IP Tahun 2024 Farid Assadi, DPO Dewan Penasehat Organisasi Tahun 2025 Rizki Aprilla J., serta Co Litbang Tahun 2025 Ahmad Thoriq A.
Kehadiran para pengurus lintas periode ini menunjukkan semangat kebersamaan dan kesinambungan visi organisasi dalam mengembangkan inovasi di bidang peternakan.
Dalam kunjungan tersebut, berlangsung diskusi interaktif antara anggota HMP3IP dan pihak Balai Kemasan mengenai strategi pengemasan produk yang efektif, inovatif, serta sesuai standar pasar.
Melalui dialog tersebut, mahasiswa memperoleh wawasan baru tentang pentingnya nilai tambah produk peternakan melalui pengemasan yang berkualitas dan berdaya saing tinggi, sejalan dengan prinsip SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) yang mendorong peningkatan kapasitas industri kreatif dan inovatif.
Tujuan dari pembuatan produk hilirisasi bagi anggota HMP3IP adalah agar mereka dapat mengembangkan keterampilan kewirausahaan dan memiliki kemampuan berusaha secara mandiri setelah menyelesaikan masa perkuliahan.
Dimana upaya ini mendukung tercapainya SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), karena menumbuhkan semangat kewirausahaan dan kemandirian ekonomi di kalangan mahasiswa.
Selain itu, kegiatan ini juga mencerminkan nilai SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab), melalui penerapan praktik pengelolaan dan pengemasan produk hasil peternakan yang efisien dan berkelanjutan.
Ketua Umum HMP3IP, Moh. Irfandi, menyampaikan apresiasinya atas sambutan yang diberikan oleh pihak Balai Kemasan.Karena Kegiatan ini bukan sekadar kunjungan, tetapi langkah nyata kami untuk belajar langsung bagaimana ide-ide inovatif bisa diwujudkan menjadi produk bernilai ekonomi.
Apalagi melalui sinergi dengan UPTD Balai Kemasan Produk Daerah NTB, kami ingin membangun mental wirausaha di kalangan mahasiswa peternakan agar mampu berdiri di atas kaki sendiri setelah lulus.
" Harapannya, dari tangan-tangan muda HMP3IP akan lahir produk-produk peternakan yang tidak hanya unggul secara kualitas, tetapi juga menjadi kebanggaan daerah dan mampu bersaing di pasar nasional,” ujar Moh. Irfandi.
Pihak Balai Kemasan Produk Daerah NTB juga menyambut baik kunjungan tersebut dan membuka peluang kolaborasi ke depan, terutama dalam hal pendampingan mahasiswa terkait pengemasan produk hasil peternakan.
Kegiatan ini menjadi langkah nyata HMP3IP dalam memperluas jejaring dan memperkuat kontribusi mahasiswa terhadap pengembangan industri peternakan yang berkelanjutan.
Silaturahmi ini diharapkan dapat terus terjaga dengan baik di masa mendatang demi kemajuan sektor peternakan yang inovatif dan berdaya saing tinggi.
Komentar0