Gpd8TfAlBUYoTfM6TUAlTUAlTA==

Mahasiswa Doktor Bisnis Pariwisata PNB Lulus Ujian Pra-Proposal, Siap Bawa Dampak Nyata ke Industri

Sejumlah mahasiswa dan dosen S3 D’Bispar berpose dalam sesi foto setelah Ujian Pra-proposal Disertasi di Wyndham Garden Kuta Beach Bali pada hari kedua (02 Agustus 2025). Foto: Istimewa. 

Bali, NTBPost.com - Sebelas mahasiswa Program Doktor Terapan Bisnis Pariwisata (D’Bispar), Politeknik Negeri Bali (PNB), sukses melewati salah satu tahapan krusial dalam pendidikan akademik tingkat doktor. Mereka dinyatakan lolos dalam Ujian Pra-Proposal Disertasi yang berlangsung di Grand Istana Rama Hotel pada 1 Agustus dan Wyndham Garden Kuta Beach Bali pada 2 Agustus 2025.


Ujian ini merupakan tahapan kedua dari tujuh tahap pencapaian gelar doktor terapan. Dalam ujian yang berjalan lancar dan bernas itu, para mahasiswa mempertahankan proposal penelitian mereka yang telah dipersiapkan sejak semester pertama. Sebaran lokasi penelitian mencerminkan keragaman geografis dan pendekatan studi mereka: enam mahasiswa meneliti di Bali, empat di Jawa, Kalimantan, dan Lombok, dan satu mahasiswa memilih lokasi luar negeri. Menariknya, beberapa dari mereka menyusun proposal dan menyampaikan presentasi dalam bahasa Inggris.


Koordinator Prodi D’Bispar, Prof. Dr. I Putu Astawa SE, MM, mengapresiasi pencapaian para mahasiswa.


“Mereka telah melewati salah satu tahap paling krusial dalam perjalanan akademik doktoral mereka,” ujar Astawa. Senin, (04/08) melalui keterangan perss tertulisnya. 


Tahapan berikutnya pun telah menanti. Ujian Proposal Disertasi dijadwalkan digelar dalam waktu dekat dengan formasi penguji yang lebih kuat.


“Kami akan menambah dua profesor bisnis pariwisata dari Politeknik Negeri Bali untuk memperkuat validitas dan kualitas evaluasi proposal,” katanya.


Dalam proses ujian, terlihat bahwa para mahasiswa mampu menjawab dengan kedalaman analisis dan pemahaman yang luas. Proposal mereka menunjukkan potensi novelty yang tinggi. Hal ini dianggap sejalan dengan latar belakang mereka yang sebagian besar merupakan praktisi berpengalaman di industri pariwisata.


“Logika bisnis dan pemahaman akademik mereka berpadu dalam menjawab pertanyaan secara teoretis dan filosofis,” terang Astawa.


Sebagai institusi pendidikan, Prodi D’Bispar menjalankan proses akademik secara terukur dan akuntabel. Langkah-langkah perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi disusun secara sistematis.


“Kami memastikan setiap proses pembelajaran mengacu pada KKNI level 9 yang mencerminkan keahlian terapan berkualitas tinggi dan berdampak luas,” kata Astawa.


Penguatan tim pengajar juga menjadi sorotan. Dari 17 guru besar yang dimiliki PNB, tujuh di antaranya aktif menjadi pembimbing dan penguji di D’Bispar. Program ini pun tidak melibatkan guru besar dari perguruan tinggi lain, demi menjaga relevansi bidang keilmuan.


“Kami sangat menjaga integritas akademik agar setiap langkah pendidikan tetap sesuai dengan ranah keahlian bisnis pariwisata,” tegas Astawa.


Dengan reputasi yang terus menanjak, Prodi D’Bispar digadang-gadang sebagai program doktor terapan bisnis pariwisata unggulan nasional. Penerimaan mahasiswa baru untuk angkatan kedua tahun akademik 2025/2026 masih dibuka hingga 27 Agustus 2025 secara daring di http://sion.pnb.ac.id. atau pada line WA +6285737417597. (*) 

Komentar0

Type above and press Enter to search.