Gpd8TfAlBUYoTfM6TUAlTUAlTA==

Tercepat di Sesi Practice 1 GP German, Fabio Digiantonio Akui Meniru Marc Marquez

Pebalap Tim VR46 Racing Fabio Digiantonio. Foto: Arsip Tim VR46 Racing

Mataram, NTBPost.com - Pebalap Tim VR46 Racing Fabio Digiantonio mengakui jika ia meniru Marc Marquez. Hal itu turut berkontribusi pada keberhasilannya menjadi yang tercepat pada sesi Practice 1 MotoGP Jerman di Sirkuit Sachsenring, Jumat (11/7/2025).

Pada sesi Practice 1, Digiantonio mencatat putaran tercepat dalam waktu 1 menit 19,071 detik. Digi sekaligus memecahkan All-Time Lap Record di Sachsenring yang sebelumnya dipegang pebalap Aprilia Jorge Martin.

Sementara pebalap Tim Gresini Racing Alex Marquez berada di posisi kedua. Alex yang tengah pemulihan pasca operasi patah pada jari telunjuk kiri, mencatat waktu putaran tercepat 1 menit 19,408 detik. 

Sementara “Sachsenking” atau penguasa Sachsenring Marc Marquez, ada di tempat ketiga dengan catatan waktu 1 menit 19,461 detik. 

Marc sebelumnya menjadi yang tercepat di sesi Free Practice 1. Pada sesi yang berlangsung dalam kondisi mendung itu, pebalap Spanyol ini mencatat waktu 1 menit 20,372 detik.

Dalam wawancara usia sesi Practice 1, Digiantonio secara terang-terangan mengakui jika ia meniru Marc Marquez.

“Saya mencoba meniru Marc. Selalu sulit untuk mengetahui apa yang dia lakukan secara detail, bagaimana dia menggerakkan kakinya,” kata Digiantonio yang memang beberapa kali berada di belakang Marc saat sesi Practice 1.

Menurut Digiantonio, ia mengikuti Marc Marquez karena Sachsenring adalah satu sirkuit favorit sekaligus tempat Marc sangat kuat.

“Saya melakukan yang terbaik untuk menirunya di tempat-tempat di mana saya lambat,” lanjut Digiantonio.

Menurut Digiantonio, sangat sulit mengikuti Marc, apalagi yang bisa dilihat hanya perbedaan kecepatan dan posisi tubuhnya. 

“Saya selalu berusaha untuk belajar dari yang terbaik. Ketika seseorang lebih baik darimu, akan sangat bodoh untuk tidak mempelajarinya,” kata Digiantonio.

Marc juga mengakui catatan waktu Digiantonio. 

“Fabio cepat, sebenarnya sangat cepat. Dia menetapkan beberapa waktu putaran yang sangat baik dan berada di bawah rekor,” kata Marc.

Marc menambahkan, ia juga tidak menjamin apakah bisa mengalahkan catatan waktu Digiantonio jika menggunakan konfigurasi ban yang sama dengannya. Dalam sesi Practice 1, Digiantonio tercatat menggunakan ban lunak depan dan belakang.

“Itu tidak berarti saya akan mengalahkannya jika saya menggunakan ban lunak. Saya memiliki prioritas yang berbeda: masuk ke Q2,” kata Marc.

Marc menambahkan, ia memang tidak fokus pada catatan waktu tercepat pada sesi Practice 1. Tetapi pada ban dan pengaturan motor.

“Saya mencoba mempersiapkan balapan hari Minggu mulai hari ini karena risiko ramalan hujan untuk hari Sabtu. Jumat ini bisa menjadi satu-satunya hari kering di akhir pekan,” kata Marc.

Strategi Digiantonio yang meniru Marc turut menjadi perhatian rekan satu tim Marc yakni Francesco Bagnaia. 

“Di Giannantonio dapat mengikuti Marc dan itu menakutkan,” kata Pecco, panggilan Bagnaia.

Menurut Pecco, ia sudah melihat telemetri Marc. Baginya itu sangat menakutkan. Tetapi saat bicara Sachsenring, Marc jadi patokan.

“Siapa yang lebih baik dari Marquez untuk mengajarimu cara cepat di Sachsenring? Mengikuti Marc selalu sulit,” ujar Pecco.

Di hari kedua, Sabtu (12/7/2025) ini, selain FP2, juga akan ada sesi kualifikasi 1 dan kualifikasi 2 untuk penentuan posisi start. Lalu ditutup dengan balapan sprint yang dijadwalkan berlangsung pada pukul 20.00 WIB atau 21.00 Wita. (NTBPost/Zak)

Komentar0

Type above and press Enter to search.