Lombok Tengah- Pengosongan Lapak di Pantai Tanjung Aan, Lombok Tengah mulai dilakukan selasa pagi (15|7) yang dilakukan ratusan personil gabungan dari TNI-Polri, SatPol-PP serta Vanguard.
Berdasarkan pantauan media ini, masih terdapat beberapa warga yang menolak untuk digusur warungnya.
Salah satu warga terlihat marah dengan apa yang dilakukan oleh pihak ITDC, karena dikatakan tidak pernah ada sosialisasi yang dilakukan oleh ITDC kepada warga yang ada lapaknya.
"Tidak pernah ada sosialisasi ke kami," Ungkap salah seorang pemilik warung
Selain itu, ia bersama pemilik warung lainnya juga meminta agar Surat Tugas penggusuran dikeluarkan.
"Kami minta surat tugas, siapa yang menyuruh, " Terangnya
Pemilik warung meminta agar warungnya di bongkar sendiri, tanpa harus di rusak oleh petugas.
"Kamu bisa bongkar sendiri pak, kalau ini rusak apa gimana," Tuturnya.
Sementara itu, dari pihak Vanguard terus melakukan pembongkaran tanpa mendengarkan keluhan dari para pemilik warung.

Komentar0