![]() |
| Pebalap Tech3KTM Enea Bastianini. Foto: Istimewa |
Menurut keterangan resmi tim Tech3KTM, Kamis (10/7/2025), Enea dilanda demam tinggi yang tak kunjung turun.
“Rasa sakitnya juga masih intens sehingga Enea memilih pagi ini (Kamis), ke rumah sakit untuk diperiksa,” kata pihak Tech3KTM.
Dari hasil pemeriksaan, dokter mendiagnosa Enea terkena apendisitis atau radang usus buntu. Oleh karena itu, ia akan tetap menjalani perawatan agar sebisa mungkin menghindari operasi.
Sejauh ini, Tim Tech3KTM belum mengumumkan pengganti Enea jika pebalap berkebangsaan Italia itu absen di German.
Sejak bergabung dengan Tech3KTM, Enea hingga seri ke 10 MotoGP 2025 baru mengumpulkan 42 poin. Sepanjang musim, pebalap yang pada 2024 itu menjadi juara keempat, masih kesulitan dan belum bisa memberi penampilan terbaiknya.
Sementara itu, dua pebalap lain yang sebelumya cidera akan kembali balapan di German. Mereka adalah Alex Marquez dan Luca Marini.
Alex sempat menjalani operasi usai kecelakaan di balapan utama MotoGP Belanda di Sirkuit Assen, dua minggu lalu. Saat itu, ia mengalami kontak denagn pebalap KTM Pedro Acosta.
Alex mengalami patah di jari telunjuk tangan kirinya. Beruntung operasinya berjalan lancar dan bisa melakukan pemulihan selama jeda hampir dua minggu sebelum GP Jerman.
“Saya akan mengikuti sesi demi sesi. Tetapi akan mendengarkan dan merasakan tubuh saya. Saya akan mencoba, saya di sini untuk balapan,” kata Alex dalam wawancara Kamis sore di Sachsenring.
Alex yang harus mengenakan pelindung pada bagian tangan yang dioperasi, mengatakan dirinya sudah merasa lebih baik. Termasuk untuk bergerak. Tetapi ia menyadari bahwa patah itu masih ada sehingga ia akan tetap realistis dan mendengarkan tubuhnya.
Alex saat ini menempati posisi kedua klasemen sementara MotoGP 2025 degan 239 poin. Terpaut 68 poin dari kakaknya Marc Marquez yang memimpin dengan 307 poin.
Sementara itu, Luca Marini yang absen dalam tiga seri juga dijadwalkan kembali balapan di Sachsenring. Marini sebelumnya harus menjaladi perawatan intensif setelah cedera serius akibat kecelakaan saat tes unutk Suzuka 8 Hours.
“Saya belum yakin pulih 100 persen. Pemulihan saya masih butuh waktu. Tetapi saya merasa terus membaik setiap minggu. Ini sangat penting, apalagi di awal hanya ada kemungkinan terburuk,” kata Marini.
Dalam wawancara dengan MotoGP pada Kamis sore, Marini mengatakan setiap minggu ia berhasil membuat peningkatan untuk pemulihannya. Ia bekerjasama dengan fisioterafis dan berusaha agar bisa segera kembali balapan.
“Sekarang saya merasa Ok. Sekitar 80 persen. Saya kira juga cukup untuk membawa motor. Saya akan lihat seperti apa di Jumat ini untuk kondisi saya dan yang bisa saya lakukan untuk akhir pekan,” kata Marini. (NTBPost/Zak)

Komentar0