![]() |
| Tembok kamar mandi counter HP yang dijebol maling. Foto: NTBPost/Rz. |
LOMBOK TIMUR, NTBPost. com — Sebuah counter penjualan telepon genggam di Desa Mamben Daya, Kecamatan Wanasaba, Lombok Timur, dibobol oleh pelaku pencurian pada Jumat dini hari (11/7). Aksi tersebut menyebabkan kerugian yang diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.
Pelaku diduga masuk dengan cara merusak tembok bangunan dan membuat lubang untuk menyelinap ke dalam ruang penyimpanan. Dari lokasi tersebut, pelaku berhasil membawa kabur belasan unit telepon genggam berbagai merek.
Situasi sepi dan lokasi tempat usaha yang cukup jauh dari kediaman pemilik memberikan ruang bagi pelaku untuk beraksi tanpa diketahui. Pemilik counter baru mengetahui kejadian tersebut saat membuka toko pada pagi harinya.
Merasa dirugikan, korban kemudian melaporkan kejadian itu ke Kepolisian Sektor Wanasaba. Kasus pencurian ini kini sedang dalam penanganan pihak kepolisian guna proses penyelidikan lebih lanjut.
Kepala Seksi Humas Polres Lombok Timur, AKP Nicolas Oesman, saat dikonfirmasi, membenarkan adanya laporan tindak pencurian tersebut. “Pelaku masih dalam lidik, kami berupaya untuk segera mengungkap identitas dan keberadaan pelaku,” ujarnya. (NTBPost/RZ)

Komentar0