![]() |
| Warga Binaan Pemasyarakatan Kelas IIA Lombok Barat menebar benih padi jenis Inpari-32 |
Lombok Barat, NTBpost.com – Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Lombok Barat kembali menunjukkan produktivitas mereka melalui kegiatan penyemaian padi jenis Inpari-32 di lahan seluas 2 are milik Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE).
Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi program pembinaan kemandirian yang selaras dengan Asta Cita Visi Misi Presiden dan 13 program akselerasi Kementerian Hukum dan HAM.
Kepala Lapas Lombok Barat, M. Fadli melalui Kasi Kegiatan Kerja, Murdahim, menegaskan bahwa pihaknya terus mendorong partisipasi aktif para WBP dalam kegiatan pertanian, dengan pendampingan intensif sejak tahap awal.
“Kita sudah menyiapkan lahan seluas 2 are untuk menyemai benih padi varietas Inpari-32 untuk musim tanam kali ini dan semoga dengan persiapan lahan dan pemilihan benih yang berkualitas ini dapat menghasilkan bibit-bibit padi yang berkualitas yang siap tanam setelah 21 hari ke depan,” ujarnya. Jum'at (02/05).
Program ini tidak hanya bertujuan mencukupi kebutuhan pangan internal lapas, tetapi juga berpotensi memberi kontribusi positif bagi masyarakat sekitar dan meningkatkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari sektor pertanian.
“Melalui program pembinaan kemandirian ini, kami berharap WBP memiliki keterampilan yang bisa mereka gunakan setelah bebas nanti,” tambah Murdahim.
Kegiatan pertanian seperti ini juga menjadi bagian dari upaya Lapas Lombok Barat dalam mendukung ketahanan pangan nasional serta memperkuat peran pemasyarakatan sebagai institusi rehabilitatif dan produktif.
“Ini adalah bukti bahwa pembinaan di lapas tidak hanya sebatas pengawasan, tapi juga pemberdayaan,” pungkasnya.
Dengan semangat membangun dari balik jeruji, Lapas Lombok Barat terus berinovasi dalam menciptakan program pembinaan yang bermanfaat bagi warga binaan dan masyarakat luas. (red.)

Komentar0