![]() |
| Toilet Puskesmas Selong tempat pelaku SN membuang bayinya. |
Lombok Timur, NTBPost.com - Kasus penemuan bayi perempuan di toilet Puskesmas Selong pada Kamis malam (1/5) akhirnya terungkap. Polisi menetapkan SN (16), seorang pelajar SMA swasta di Lombok Timur, sebagai pelaku pembuangan bayi tersebut.
Kasi Humas Polres Lombok Timur, AKP Nicolas Oesman, menjelaskan bahwa SN mengakui perbuatannya setelah diperiksa oleh penyidik. Ia hamil akibat hubungan intim berkali-kali selayaknya suami istri dengan kekasihnya yang berasal dari kecamatan yang sama. Hubungan tersebut telah berlangsung sejak pertengahan tahun 2024, dan sering dilakukan di kawasan Pantai Labuhan Haji.
"Pelaku melakukan perbuatan selayaknya hubungan suami istri secara berulang kali di kawasan pantai Labuhan Haji dengan memanfaatkan suasana pantai yang sepi," ujar AKP Nicolas Oesman.
Setelah mengetahui kehamilannya, SN diminta oleh kekasihnya untuk menggugurkan kandungan. Ia sempat mencoba dengan meminum obat penggugur, namun upaya tersebut gagal.
"Saat diperiksa, pelaku mengakui semua perbuatannya," tegas AKP Nicolas Oesman.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih mendalami kasus tersebut, termasuk kemungkinan keterlibatan pihak lain. SN kini diamankan untuk proses hukum lebih lanjut. (red./Rz.)

Komentar0