Oleh: Yan Mangandar Putra - Pengacara Publik LKBH FH UMMAT
Mataram, 07 Mei 2025
Kami apresiasi segala upaya yang dilakukan POLDA NTB melalui Tim Penyidik DITRESKRIMUM untuk mengungkap kasus kematian BRIGADIR MN Anggota PROPAM POLDA NTB pada Rabu tanggal 16 April 2025 yang terakhir Selasa kemarin 6 Mei 2025 melakukan Olah TKP untuk mengumpulkan dan mendokumentasikan bukti-bukti fisik yang relevan dengan tindak pidana yang masih proses penyelidikan.
Cuman sayangnya proses olah TKP tersebut kesannya sembunyi-sembunyi dari publik jauh dari komitmen sebelumnya akan TRANSPARANSI membuka informasi selama proses dan TERBUKA sikap jujur dan menerima masukan. Faktanya tidak ada satu pun media yg bisa meliput, diperparah tidak segera ada press release untuk menjelaskan Siapa saja yang terlibat dalam proses oleh TKP apakah Tim POLDA NTB saja atau bersama MABES POLRI? Lokasi olah TKP dimana saja tempatnya? Apakah 2 atasan dari BRIGADIR MN yaitu KOMPOL YPU dan IPDA HC diikutsertakan? Barang bukti apa saja yang dikumpulkan dalam olah TKP tersebut?
Kalo tertutup begini jangan salahkan masyarakat bisa mendapat informasi yang sesat dan menyimpulkan yang salah yang berakibat kepercayaan terhadap institusi kepolisian makin terkikis, apalagi di kasus ini di awal tidak ada keterbukan dari pihak POLDA NTB dan tidak ada Pengacara atau Tim Hukum yang mendampingi keluarga korban, kepolisian baru bertindak lakukan penyelidikan setelah viral di medsos.
Tidak ada satupun aturan yang melarang publik untuk tahu proses olah TKP, sehingga POLDA NTB tidak perlu ragu untuk transparan. Kami berharap dalam waktu segera POLDA NTB dan/atau MABES POLRI mengadakan press release terkait hasil olah TKP, Apa status KOMPOL YPU dan IPDA HC apakah tetap aktif atau dilakukan Patsus sekarang dan sejauh mana proses proses penyelidikan dilakukan.
Perlu diingat korban BRIGADIR MN dan 2 atasanya yang di TKP adalah anggota PROPAM yaitu Polisinya Polisi yang punya visi besar GARDA TERDEPAN PENJAGA CITRA POLRI DAN BENTENG TERAKHIR PENCARI KEADILAN, apalagi di POLDA NTB baru dilanda hal buruk ada tahanan ex anggota Polda Tersangka kasus Narkotika berhasil kabur dari Rumah Tahanan POLDA NTB tanggal 16 April 2025 sama dengan tanggal kematian korban BRIGADIR MN serta lebih dari 30 oknum anggota Polisi di NTB yang namanya diungkap oleh Badai NTB dalam akun medsosnya diduga terlibat dalam peredaran narkotika yang tentunya oknum-oknum ini pernah atau akan diperiksa oleh PROPAM.
Jangan sampai ada anggapan di masyarakat kematian BRIGADIR MN disangkut pautkan dengan hal-hal buruk seperti ini dan institusi jadi pertaruhannya, kita patut hargai perjuangan Bapak KAPOLRI, Bapak KAPOLDA NTB dan banyak polisi baik termasuk korban BRIGADIR MN yang selama ini berintegritas, hidup sederhana demi menjaga nama baik institusi.

Komentar0