Ntbpost.Com-Rapat Persiapan join monitoring melibatkan stake holder pendidikan dari unsur BGP NTB, BPMP NTB, Dikbud Lombok Timur, Kemenag Lombok Timur, BAPPEDA Lombok Timur, Inovasi, Gerkatin, Lidi Foundation dan Tim Pelaksana, dilangsungkan pada hari Jumat (12/05/2023) di Aula Dikbud Lombok Timur dengan jumlah peserta yang hadir 18 (L:13/P:5).
Dalam pertemuan ini ada beberapa agenda yang dibahas diantaranya sample sekolah sasaran monitoring, instrmen yang digunakan, waktu pelaksanaan monitoring dan teknis monitoring. Terdapat 5 sekolah yang menjadi sasaran monitoring yaitu SDN 4 Pancor, SDN 2 Kelayu Jorong, MI NW Aik Ampat, MIS NW Kesik, dan SDN 2 Kesik yang akan dilaksanakan pada hari Senin (15/05/2023).
Wakil Rektor Universitas Hamzanwadi menyempatkan hadir dan membuka acara, dalam pengantarnya Abdullah Muzakar menyampaikan harapan dari hasil join monitoring adalah data yang didapatkan menjadi data bersama dan menjadi refrensi untuk menambah wawasan bersama terhadap program yang diimplementasikan.
“Ketika melakukan monitoring harapan kita bersama ada data yang jelas dari guru/pembina agar bisa dilakukan tindak lanjut seperti mengadakan pembinaan terhadap guru-guru yang akan melakukan bimbingan terhadap anak-anak berkebutuhan khusus” lanjut Kadis Izzudin.
Komentar0