NTBPOST,Jawa Timur - Buntut tragedi yang terjadi di stadion Kanjuruhan Malang usai pertandingan sepak bola Arema FC vs Persebaya karena diduga akibat kepanikan suporter arema malang setelah petugas kepolisian menembakkan gas air mata,Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mencopot Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat.
"Melakukan penonaktifan jabatan Danyon (komandan batalyon), Dankie (komandan kompi), dan Danton (komandan pleton) Brimob sebanyak 9 orang," ungkap Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo saat konferensi pers di Polres Malang,Senin (3/10/2022).
Berikut 9 anggota Brimob Polda Jatim,termasuk sejumlah perwira dicopot, buntut tragedi di stadion sepak bola Kanjuruhan Malang pada 1 Oktober 2022 lalu,yang mengakibatkan 131 orang meninggal dunia,2 diantaranya anggota kepolisian yang bertugas:
2. AKP Hasdarman (Dankie)
3. Aiptu Solikin (Danton)
4. Aiptu Samsul (Danton)
5. Aiptu Ari Dwiyanto (Danton)
6. AKP Untung (Dankie)
7. AKP Danang (Danton)
8. AKP Nanang (Danton)
9. Aiptu Budi (Danton).
Selain itu Dedi juga mengatakan jika Propam terus bekerja keras melakukan pemeriksaan internal hingga malam ini. (N04)
Komentar0