Gpd8TfAlBUYoTfM6TUAlTUAlTA==

WNA Prancis Poitou Noemie Lyna Tewas Tergantung: Hasil Visum Ungkap Luka Jerat di Leher dan Kandungan THC

Proses Visum yang dilakukan pada WNA Prancis di RS Bhayangkara Mataram. Foto: Istimewa
Lombok Utara, NTBPost.com — , seorang warga negara asing (WNA) asal Prancis, Poitou Noemie Lyna, ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung. Kepolisian Resor Lombok Utara menegaskan penyelidikan masih berjalan intensif, dan belum ada kesimpulan terkait penyebab kematian korban. Sabtu (10/1/2026)

Proses Visum Luar

Kapolres Lombok Utara AKBP Agus Purwanta, S.I.K., melalui Kepala Satuan Reserse Kriminal IPTU I Komang Wilandra, S.H., M.H., menyampaikan bahwa pihaknya bersama tim medis telah melakukan visum luar terhadap jenazah korban di Rumah Sakit Bhayangkara Mataram. Pada, Minggu, (11/01).

Temuan Medis Awal

Hasil visum luar yang dilakukan pada korban oleh dokter forensik Rumah Sakit Bhayangkar Mataram menunjukkan adanya bekas jeratan di leher korban. Garis melingkar tampak di bagian depan leher, sementara di sisi kiri dan belakang terlihat bekas jeratan berbentuk garis vertikal. Selain itu, terdapat dua lecet gores di bagian depan leher yang diduga akibat gesekan alat jerat.

“Pada bagian tubuh korban lainnya tidak ditemukan luka atau tanda-tanda kekerasan fisik,” jelas Wilandra.

Tim medis juga mencatat adanya cairan bening pada bagian kemaluan korban. Temuan ini masih dalam tahap pendalaman dan belum dapat dipastikan kaitannya dengan penyebab kematian.

Tes Urin Positif THC

Pemeriksaan lebih lanjut menunjukkan hasil tes urin korban positif mengandung THC, zat aktif yang terdapat pada ganja. Meski demikian, polisi menegaskan bahwa temuan ini belum dapat dikaitkan langsung dengan peristiwa kematian.

Korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar 10 hingga 24 jam sebelum dilakukan visum. Dari hasil perabaan pada bagian leher, tidak ditemukan tanda krepitasi atau indikasi patah tulang leher.

“Secara medis, belum ditemukan indikasi patah tulang leher. Ini menjadi salah satu aspek yang juga kami cermati dalam proses penyelidikan,” tambahnya.

Saat ini, penyidik tengah mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi, menelusuri jejak digital, serta memeriksa barang-barang pribadi korban guna merekonstruksi secara utuh peristiwa sebelum korban ditemukan meninggal dunia.

Kasat Reskrim menegaskan bahwa pihak kepolisian belum menarik kesimpulan apa pun terkait penyebab kematian korban, termasuk apakah peristiwa tersebut murni bunuh diri atau melibatkan faktor lain.

Mengingat korban merupakan warga negara asing, polisi menekankan bahwa penanganan perkara ini dilakukan secara profesional, transparan, dan penuh kehati-hatian.

Kasus kematian WNA di Lombok Utara ini menjadi perhatian serius, tidak hanya karena menyangkut keselamatan wisatawan mancanegara, tetapi juga citra daerah sebagai destinasi wisata internasional. (NTBPost/red.)


Komentar0

Type above and press Enter to search.