![]() |
| Lokasi kejadian dan sebuah memo yang ditemukan di lokasi oleh Polisi diduga ditulis korban sebelum gantung diri. Foto: NTBPost.com/doc.Polisi. |
Lombok Utara, NTBPost.com – Seorang warga negara asing (WNA) asal Prancis ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung di teras rumah kontrakannya di Dusun Gili Air, Desa Gili Indah, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara, pada Sabtu (10/1/2026) pagi.
Korban diketahui bernama Lyna Normies (35), seorang perempuan berkewarganegaraan Prancis. Ia pertama kali ditemukan oleh rekannya, Patrick Gatel Pascal Honore (42), yang juga berasal dari negara yang sama.
Kepolisian Resor Lombok Utara melalui Satuan Reserse Kriminal umum langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan sejumlah barang bukti.
“Benar, kami menerima laporan adanya penemuan mayat seorang WNA perempuan yang diduga kuat meninggal karena gantung diri,lokasinya di teras rumah kontrakan korban di Dusun Gili Air,” ujar Kasat Reskrim Polres Lombok Utara, Iptu I Komang Wilandra. Sabtu,(10/01).
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, kejadian bermula saat Patrick diminta oleh seorang rekannya bernama Sandra untuk mengecek kondisi korban karena tidak merespons pesan sejak malam sebelumnya. Patrick kemudian mendatangi tempat korban yang jaraknya tidak jauh dari tempat tinggalnya.
“Saksi Patrick datang ke rumah korban sekitar pukul 07.00 Wita dan mendapati korban sudah tergantung dengan seutas tali di depan teras kontrakan korban,lantas ia berteriak dan meminta pertolongan,” jelas Iptu Wilandra.
Teriakan Patrick didengar oleh Mahdan, seorang pekerja proyek yang berada di sekitar lokasi. Mahdan segera membantu menurunkan tubuh korban dengan memotong tali menggunakan parang, lalu melaporkan kejadian tersebut kepada kepala dusun setempat.
“Saudara Mahdan kemudian membantu menurunkan korban dan segera melaporkan kejadian ini kepada kepala dusun,” tambahnya.
Pihak kepolisian yang menerima laporan segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan tindakan lanjutan.
“Kami telah melakukan olah TKP, mencatat keterangan para saksi, dan mengamankan barang bukti. Saat ini, kami masih mendalami motif di balik dugaan bunuh diri tersebut,” tegas Iptu Wilandra.
Di lokasi kejadian Polisi menemukan Memo berisi tulisan tangan yang diduga ditulis korban sebelum meninggal dunia,dengan tinta berwarna merah muda di atas kertas kecil.
“Thanks guys... You bring me to the worst. But I will finally find the peace. Maman je t’aime. Pardon mais c’était trop... Je t’aime. (Terima kasih teman-teman... Kalian membawa aku ke titik terburuk. Tapi akhirnya aku akan menemukan kedamaian. Ibu, aku mencintaimu. Maaf, tapi ini terlalu berat... Aku mencintaimu. red.)” tulisan pada memo yang ditemukan.
Jenazah korban saat ini telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Mataram untuk dilakukan visum.
“Sedang kami lakukan visum luar dulu ya, di RS Bhayangkara” tandasnya. (NTBPost/red.)

Komentar0