![]() |
| Beberapa imigran gelap yang berhasil diamankan di Polres Lombok Timur. Foto: NTBPost/Rizal. |
Para imigran tersebut ditangkap saat berada di salah satu homestay di wilayah Ekas Buana, Kecamatan Jerowaru, serta di kawasan Tanjung Luar ketika hendak kembali ke kapal setelah menginap selama tiga hari tiga malam.
Keenam imigran bersama sopir yang mengantarkan mereka langsung digiring ke Polres Lotim untuk menjalani proses penyelidikan lebih lanjut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, jumlah imigran gelap diperkirakan mencapai 20 orang. Kapal yang mereka gunakan mengalami kerusakan teknis dan sempat membeli air di perairan selatan Lotim pada 4 Januari 2026 lalu.
Setelah itu, para imigran berusaha melarikan diri ke daratan dengan cara bersembunyi. Namun, dari total 20 orang, hanya enam yang berhasil diamankan polisi, sementara sisanya masih dalam pencarian.
Informasi yang beredar menyebutkan, rombongan imigran gelap ini berencana masuk ke perairan Australia untuk mencari suaka, tanpa memiliki dokumen administrasi kependudukan yang sah.
Kasi Humas Polres Lotim, AKP Nicolas Oesman, saat dikonfirmasi membenarkan penangkapan tersebut.
“Sekarang sedang diperiksa di Polres Lotim,” tegasnya. (NTBPost/Rz.0

Komentar0