Gpd8TfAlBUYoTfM6TUAlTUAlTA==

Operasi Patuh Rinjani 2026: 8 Pelanggaran Ini Jadi Sasaran Utama

Mulai 28 Oktober, Polresta Mataram Siap Tindak Tegas

 

Kasat Lantas Polresta Mataram, Kompol Muhamad Puteh Rinaldi, S.I.K., M.Sc., 
MATARAM, NTBPOST.COM — Polresta Mataram resmi mengumumkan pelaksanaan Operasi Patuh Rinjani 2026 yang akan berlangsung selama 15 hari, mulai tanggal 28 Oktober hingga 11 November 2026. Operasi ini digelar tidak hanya untuk menertibkan arus lalu lintas, tetapi yang lebih penting adalah menekan angka kecelakaan fatal yang belakangan ini masih menjadi perhatian serius di wilayah hukum Polresta Mataram.

 

Kasat Lantas Polresta Mataram, Kompol Muhamad Puteh Rinaldi, S.I.K., M.Sc., menyampaikan imbauan kepada seluruh pengguna jalan untuk mulai memeriksa kelengkapan dokumen kendaraan maupun diri sendiri. Pastikan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) masih dalam masa berlaku sebelum berkendara.

 

"Operasi Patuh ini bertujuan meningkatkan kepatuhan masyarakat di jalan raya. Bukan hanya sepeda motor, melainkan seluruh kendaraan bermotor. Kami menggabungkan langkah pencegahan serta penindakan tegas berupa tilang bagi yang melanggar," ujar Kompol Puteh, Jumat (23/10/2026).

 

Ada delapan jenis pelanggaran yang menjadi fokus utama penindakan dalam operasi ini, yakni: tidak menggunakan helm berstandar SNI, berboncengan lebih dari satu orang, melawan arus lalu lintas, menggunakan ponsel saat berkendara, melebihi batas kecepatan, berkendara secara ugal-ugalan, mengemudi di bawah pengaruh alkohol, serta pengendara di bawah umur. Kedelapan hal ini dinilai paling sering menjadi pemicu utama terjadinya kecelakaan di jalan raya.

 

Selain penegakan hukum, Polresta Mataram juga mengedepankan pendekatan preemtif dan preventif. Sosialisasi akan dilakukan ke sekolah-sekolah, pembagian pamflet, serta pemasangan spanduk imbauan di titik-titik strategis. Kompol Puteh menegaskan bahwa kesadaran masyarakat adalah kunci utama, karena sebagian besar kecelakaan bermula dari pelanggaran yang sering dianggap sepele.

 

Melalui Operasi Patuh Rinjani 2026, diharapkan masyarakat semakin sadar bahwa keselamatan di jalan adalah prioritas utama, bukan sekadar menghindari sanksi tilang. Mari taati aturan lalu lintas demi keselamatan bersama. (NTBPost.com)

Komentar0

Type above and press Enter to search.